Sebagian Masyarakat Masih Melirik BBM Jenis Premium, Ini Alasannya

oleh -759 Dilihat
Sebagian Masyarakat Masih Melirik BBM Jenis Premium, Ini Alasannya
Foto: Salah satu SPBU di Kabupaten Kudus. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Keberadaan BBM jenis premium nampaknya belum ditarik sepenuhnya oleh pemerintah. Hal itu bisa dilihat dari masih adanya SPBU di Kota Kretek yang menjual bahan bakar tersebut.

“Saat ini, di Kabupaten Kudus sudah ada 13 SPBU yang menyediakan premium, terhitung per Juni 2018. Padahal pada bulan Januari-Mei 2018 lalu jumlah SPBU di Kudus yang menyediakan premium hanya 5 SPBU, artinya SPBU yang menyediakan premium bertambah 8,” ujar Teddy Hermawan, Kasi Fasilitasi Perdagangan pada Dinas Perdagangan Kudus, Selasa (28/8/2018).

Dengan semakin tingginya harga pertalite serta pertamax, kini masyarakat nampaknya mulai melirik premium lagi. Pengguna paling banyak dikonsumsi oleh kendaraan mobil niaga serta motor. “Premium sehari hanya dijatah 1 LO saja, jadi wajar jika cepat habis. Apalagi tiap SPBU untuk premium hanya satu nozzle (kran pengisian) saja,” kata Teddy.

Dijelaskannya, Harga bahan bakar saat ini, Pertamax turbo Rp10.700, Pertamax Rp9.500
Pertalite Rp7.800, Premium Rp6.550, Solar Rp5.150, Dexlite Rp9.000, Pertamina Dex Rp10.500.

Sementara itu salah seorang warga, Yanto (29) warga Jati wetan mengaku lebih suka beli premium karena harganya terjangkau dibanding pertalite dan pertamax. Meski kualitasnya dibawah keduanya, Ia masih mengkonsumsi premium untuk kendaraannya. “Saya isi premium karena harganya murah, terlebih masih bisa dijangkau rakyat yang berpenghasilan pas-pasan,” terang Yanto yang kesehariannya menjadi pekerja serabutan. (AJ/WH)

No More Posts Available.

No more pages to load.