KUDUS, ISKNEWS.COM – Setelah sempat dinyatakan hilang dan dicari tim SAR gabungan selama sehari, Sarno (61), warga Desa Soco, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat di sebuah gudang pembuatan gula merah, Sabtu (29/8/2026).
Sarno sebelumnya pergi dari rumah pada Kamis (27/8/2026) untuk mencari rumput. Namun, hingga beberapa waktu kemudian ia tidak kunjung kembali sehingga warga mulai mencari keberadaannya.
Pencarian kemudian melibatkan tim SAR gabungan. Petugas bersama warga melakukan penyisiran di sejumlah titik pada Jumat (28/8/2026), mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.
Upaya pencarian pada hari tersebut belum membuahkan hasil. Sarno belum ditemukan meskipun sejumlah lokasi yang diperkirakan menjadi jalur perjalanannya telah diperiksa.
Keberadaan Sarno baru diketahui pada Sabtu (29/8/2026). Seorang pekerja di gudang pembuatan gula merah yang lokasinya tidak jauh dari rumah Sarno melihat seorang pria berjalan menuju area gudang.
Tofa, warga RT 05/RW 03 Desa Soco, mengatakan pekerja bernama Kayati merupakan orang pertama yang melihat Sarno. Saat itu, Kayati memperhatikan seorang pria berjalan kaki menuju gudang.
Ketika Sarno terpeleset, Kayati langsung mengenalinya dan memberi tahu Sutik, pemilik gudang, mengenai keberadaan Sarno yang sebelumnya dicari warga.
“Bu Kayati melihat Mbah Sarno jalan kaki. Kemudian saat kepeleset, beliau langsung berteriak, ‘Itu Mbah Sarno, itu Mbah Sarno,’ kepada Bu Sutik yang merupakan pemilik gudang,” ujar Tofa.
Saat ditemukan, kondisi Sarno cukup lemah. Ia terlihat kelelahan, masih linglung, serta belum dapat berbicara dengan lancar.
Menurut Tofa, lokasi tempat Sarno ditemukan sebenarnya sudah termasuk dalam wilayah yang diperiksa tim SAR gabungan ketika melakukan pencarian sehari sebelumnya. Namun, saat penyisiran berlangsung, Sarno belum terlihat di area tersebut.
Warga semakin terkejut setelah mengetahui Sarno ternyata masih mampu berjalan dari arah sungai menuju lokasi gudang. Padahal, medan yang harus dilewati cukup berat dan terdapat jalur menanjak.
Kondisi tersebut dinilai cukup mengherankan karena fisik Sarno saat ditemukan sudah sangat lemas. Meski demikian, ia diduga mampu melewati medan sulit tersebut hingga akhirnya mencapai gudang gula merah.
“Kalau dipikir memang agak tidak masuk akal, karena kondisinya sangat lemas, tetapi masih bisa berjalan dari bawah, dari arah sungai, naik ke atas dengan medan yang cukup sulit,” kata Tofa.
Dengan ditemukannya Sarno, pencarian yang sebelumnya dilakukan tim SAR gabungan akhirnya berakhir. Warga berharap kondisi Sarno segera membaik dan ia dapat kembali berkumpul bersama keluarganya.. (AS/YM)






