Sejumlah Taman di Jepara Dinilai Kurang Representatif

oleh -243 Dilihat

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Pemkab Jepara tiap tahunnya mengalokasikan anggaran milyaran rupiah untuk membuat dan memperbaiki taman yang ada di kota ukir. Akan tetapi, fasilitas taman sebagai ruang publik masih dirasa kurang representatif oleh masyarakat. Minimnya penerangan di malam hari hingga soal ketersediaan tempat sampah.

Salah satunya disampaikan oleh Likhah (31) warga Pecangaan. Menurut ibu satu anak ini, beberapa taman di Jepara masih banyak yang belum dilengkapi dengan fasilitas untuk anak-anak. Padahal, katanya, banyak dari masyarakat Jepara yang sengaja datang ke taman publik bersama anaknya. “Biasanya ketika ke taman bersama anak untuk menikmati suasana luar ruangan, namun beberapa taman tidak tersedia fasilitas untuk anak-anak,” katanya, Sabtu (29/7/2017).

Keberadaan ruang terbuka hijau (RTH) di Jepara juga masih minus. Padahal warga masyarakat sejatinya mendamba terwujudnya areal publik yang mendukung aktifitas luar ruangan. “Kalau di Kota sepertinya masih perlu ditambah, utamanya taman yang ramah anak. Karena keterbatasan itu, paling saya memanfaatkan taman di sekitar Pendopo yang juga ada rusanya sekalian mengenalkan anak dengan binatang itu,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan oleh Yunita (19), warga Desa Krapyak Kecamatan Tahunan. Menurutnya, untuk areal publik berupa taman di Jepara masih jauh dari harapan. Di sana-sini banyak sekali kekurangan yang menuntut pembenahan serius. “Fasilitasnya kadang kurang memenuhi, seperti tempat sampah yang penuh tapi belum dibuang,” ujarnya.

Ia juga mengutarakan, taman-taman di Jepara juga kurang nyaman. Hal itu berbanding berbalik dengan anggaran yang dihabiskan untuk membuat fasilitas tersebut. “Saya malah penasaran dengan rencana bangun city walk nanti jadinya seperti apa bagus atau tidak,” katanya. (ZA)

KOMENTAR SEDULUR ISK :