Semangat Kemerdekaan, RS Sarkies Aisyiyah Kudus Bagikan Bingkisan bagi Pasien IGD dan Rawat Inap

oleh -283 Dilihat
Perwakilan RS Sarkies Aisyiyah Kudus menyerahkan bingkisan kepada pasien saat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). (Foto: Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

KUDUS, ISKNEWS.COM – Semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut dirasakan para pasien RS Sarkies Aisyiyah Kudus. Rumah sakit tersebut membagikan bingkisan kepada pasien yang sedang menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) maupun ruang rawat inap, Senin (17/8/2026).

Pemberian bingkisan dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan moril kepada pasien yang masih menjalani proses pengobatan di tengah momentum peringatan kemerdekaan.

Wakil Direktur Pelayanan RS Sarkies Aisyiyah Kudus, dr. Guntur Aryo Puntodewa, mengatakan peringatan kemerdekaan menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“Kalau dahulu para pahlawan berjuang merebut kemerdekaan dengan pengorbanan darah dan nyawa, sekarang tugas kami adalah mengisi kemerdekaan dengan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya warga Kabupaten Kudus,” ujar Guntur, Senin (17/8/2026).

Menurutnya, nilai perjuangan yang diwariskan para pahlawan juga menjadi semangat bagi seluruh jajaran RS Sarkies Aisyiyah dalam memberikan pelayanan kesehatan.

Semangat tersebut diterapkan melalui kerja bersama, ketekunan, serta komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada setiap pasien tanpa membedakan kondisi maupun latar belakang.

“Semangat 45 itu tentang gotong royong, pantang menyerah dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Nilai-nilai itu kami tanamkan kepada seluruh karyawan, mulai dari dokter, perawat, tenaga medis hingga tenaga nonmedis,” jelasnya.

Bingkisan diberikan kepada seluruh pasien yang tengah menjalani perawatan. Penerimanya tidak hanya pasien yang masuk pada 17 Agustus, tetapi juga pasien yang sudah beberapa hari berada di rumah sakit.

Guntur berharap perhatian sederhana tersebut dapat memberikan tambahan motivasi bagi pasien selama menjalani pengobatan. Menurutnya, kondisi psikologis yang positif turut membantu pasien dalam menghadapi proses pemulihan.

“Kami berharap bingkisan ini dapat menambah semangat pasien untuk sembuh dan membantu membangun kondisi psikologis yang lebih positif agar mereka terus berjuang dalam proses penyembuhan,” ungkapnya.

Pasien yang dirawat di RS Sarkies Aisyiyah Kudus memiliki beragam kondisi kesehatan. Beberapa di antaranya mendapatkan penanganan karena keluhan pada saluran pernapasan, gangguan pencernaan akut, masalah metabolik, hingga penyakit yang berkaitan dengan sistem saraf.

Di sisi lain, meski 17 Agustus merupakan hari libur nasional, pelayanan kesehatan di RS Sarkies Aisyiyah Kudus tetap berlangsung seperti biasa. Masyarakat yang membutuhkan penanganan dalam kondisi darurat tetap dapat mendatangi IGD yang beroperasi selama 24 jam.

Guntur menegaskan keberlangsungan layanan tersebut merupakan bagian dari komitmen rumah sakit untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh akses kesehatan kapan pun dibutuhkan.

Salah seorang pasien IGD, Sukarya (80), mengaku terharu sekaligus senang ketika menerima bingkisan dari pihak rumah sakit. Ia mengucapkan terima kasih banyak atas pemberiannya. Saat ini Sukarya tengah mendapatkan penanganan setelah mengalami keluhan sesak di bagian dada. (AS/YM)