Kudus, isknews.com – Kepolisian Resor (Polres) Kudus menggelar sosialisasi untuk mengajak masyarakat agar waspada modus penipuan transaksi secara daring (online) di alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Jumat (22/4/2022) sore.
Sosialisasi semakin menarik dengan hadirnya polisi berkostum kuda zebra sambil membagikan pin kewaspadaan dini terhadap berbagai bentuk penipuan transaksi daring
Selain itu, dengan membawa papan nama bertuliskan “Awas penipuan online makin marak, penipuan online dengan modus yang beragam semakin sering terjadi”. Kegiatan itu dikemas dengan pembagian takjil ke pengendara yang melintas.
kata Kanit Dua Tindak Pidana Khusus Polres Kudus Iptu Jajang mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan kepolisian agar korban penipuan transaksi secara daring tidak bertambah. Jika masyarakat makin paham dan waspada, setidaknya bisa terhindar dari berbagai bentuk modus penipuan.
“Kita sadarkan dan tingkatkan kewaspadaan ke warga dengan sosialisasi ini,” ujarnya.
Hal itu, lanjut Jajang, kasus penipuan transaksi secara daring di kota kretek cukup banyak dengan berbagai modus, di antaranya terkait dengan arisan daring, serta lelang mobil dinas atau sitaan. “Hal terpenting, jangan mudah tergiur dengan harga barang yang murah. Kalaupun hendak membeli mobil sebaiknya langsung dengan penjualnya langsung jangan melalui perantara,” terangnya.
Lalu, penipuan penjualan kendaraan bermotor. Penipu menawar dengan harga tinggi dan menyatakan jadi membeli meskipun belum dibayar kontan. Selain itu, penipu menawarkannya kepada pihak lain dengan harga di bawah pasaran.
“Ketika dicek kondisi mobil, diminta langsung transfer ke rekening penipu. Namun, saat mobil hendak diambil ternyata milik orang pertama yang menjual namun belum dibayar lunas,” pungkasnya.
Warga yang melintasi Alun-Alun Kudus, Yanto mengapresiasi langkah Polres Kudus sebagai langkah dan upaya kewaspadaan dini terhadap berbagai investasi bodong maupun modus penipuan daring. “Saya apresiasi, karena ini penting agar warga lebih meningkatkan kewaspadaan,” ujarnya. (AS/YM)






