Siswa di Kudus mulai Pakai Adat Kudusan setiap tanggal 23

oleh -611 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Untuk memperingati tanggal hari jadi Kudus setiap tanggal 23 (September) sekaligus mengenalkan ke siswa-siswi generasi saat ini, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus membuat kebijakan terkait pemakaian seragam pakaian adat Kudusan.

Seragam tersebut diantaranya, untuk siswa laki-laki mengenakan atasan baju koko, bawahan sarung batik, serta iket kepala. Sementara untuk perempuan, mengenakan baju atasan kebaya, bawahan jarik, dan bagi yang berjilbab memakai kerudung warna orange atau senada.

Namun, Kepala Disdikpora Harjuna menegaskan jika kebijakan baru mengenai pakaian adat ini tidak bersifat memaksa.

“Kami tegaskan aturan ini bersifat tidak memaksa, hari ini ada beberapa sekolah juga yang belum memakai baju adat kudusan, Ya tidak apa-apa,” kata Harjuna saat memantau pelaksanaan serentak pemakaian adat Kudusan di SMP 1 Gebog, Selasa (23/4/2024).

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Gebog, Endang Siwi Ekoati mengatakan bahwa seragam kudusan ini sudah kesekian kalinya dipakai oleh para siswa di sekolahnya. Ia juga menyebut, tidak ada rasa keberatan yang muncul dari kalangan siswa maupun orangtua.

“Sesuai dengan Permendikbud kan ada penggunaan baju adat, koko dan sarung bisa digunakan untuk salat jumat berjamaah, jadi saya sampaikan kalaupun beli tidak sekali pakai. Alhamdulillah, tidak keberatan terkait dengan kebijakan baru ini,” pungkasnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :