SMA NU Al Ma’ruf Kudus Rayakan Harlah ke-56 dengan Rangkaian Kegiatan dan Karnaval Meriah

oleh -329 Dilihat
Kontingen pertama Karnaval Harlah ke 56 SMA NU Al-Ma'ruf Kudus saat dilepas di halaman depan kantor DPRD Kudus. (Foto: ist.)

Kudus, isknews.com – SMA NU Al Ma’ruf Kudus memperingati hari lahir (Harlah) ke-56 dengan beragam kegiatan yang berlangsung sejak 8 hingga 11 September 2025. Puncak acara ditandai dengan karnaval yang diikuti seluruh civitas akademika pada Kamis (11/9/2025), dengan start dari depan DPRD Kudus dan finish di halaman sekolah.

Kepala SMA NU Al Ma’ruf Kudus, Anas Ma’ruf, menyampaikan bahwa momentum harlah kali ini mengusung tema “Merajut Bakat, Masa Depan Gemilang.” Menurutnya, tema tersebut menjadi semangat sekolah untuk terus menggali potensi siswa di bidang akademik maupun non-akademik.

“Melalui rangkaian kegiatan harlah, kami ingin memberi ruang bagi siswa agar dapat mengembangkan kreativitas sekaligus melaksanakan program kokurikuler. Harapannya, potensi anak-anak semakin kaya dan berprestasi,” ujarnya saat ditemui di sela-sela karnaval.

Rangkaian peringatan dimulai dengan kegiatan donor darah bertema “Darahku Selamatkanmu” pada Senin (8/9/2025) di Aula Lantai 1 sekolah. Dilanjutkan dengan tasyakuran dan khotmil Qur’an pada Selasa (9/9/2025), serta upacara bendera pada Rabu (10/9/2025) yang juga dimeriahkan penampilan berbagai ekstrakurikuler seperti marching band, tari, pramuka, dan paskibra.

“Kami bersyukur semua kegiatan berjalan lancar. Apalagi, antusiasme siswa, guru, serta dukungan orang tua sangat luar biasa. Ini bukti kebersamaan seluruh pihak dalam mendukung kemajuan sekolah,” tambah Anas.

Karnaval yang menjadi penutup harlah ke-56 diikuti 36 kelas dari jenjang X hingga XII. Masing-masing kelas menampilkan tema berbeda sesuai arahan wali kelas, sekaligus dinilai oleh tim juri. Rute karnaval dimulai dari DPRD Kudus menuju PLN Jati, berlanjut melewati kawasan Museum Kretek, Getas Pejaten, dan finish di SMA NU Al Ma’ruf Kudus.

“Melalui karnaval ini, siswa bisa menyalurkan ide kreatif, menumbuhkan semangat kebersamaan, sekaligus menunjukkan identitas sekolah kepada masyarakat luas,” tutup Anas. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :