Sulis : Pemerintah Perlu Memulai Kebijakan Pemulihan Ekonomi

oleh -958 views
Wakil Ketua DPRD Kudus, Sulistyo Utomo (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Setelah penetapan Kabupaten Kudus sebagai zona hijau covid -19 dan pasca telah berangsur surutnya bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kudus. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rayat Daerah (DPRD), Sulistyo Utomo mengimbau pemerintah perlu memulai untuk membuat kebijakan pemulihan ekonomi.

Hal ini lantaran menurutnya karena masyarakat saat ini sudah mulai terseok-seok untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Saat ini sudah perlu melakukan pemulihan ekonomi, pemerintah harus berpikiran luas, perlu dilihat juga dari segi ekonomi masyarakat yang masih punya banyak tanggungan untuk pemenuhan kebutuhannya” kata Sulis yang juga ketua DPC Partai gerindra Kudus ini, Rabu (24/02/2021).

Pemerintah diharapkan bisa terjun langsung menyerap aspirasi rakyat sebelum membuat kebijakan supaya lebih tau kebijakan apa yang diinginkan masyarakat sebenarnya. Karena masyarakat juga punya keterbatasan dan tidak bisa sembarangan diberi kebijakan.

“Terutama rakyat kecil yang masih kesulitan untuk mencukupi perekonomiannya” imbuhnya.

Pasalnya, ia menilai kebijakan yang telah diterapkan seperti PPKM, PPKM Mikro maupun kebijakan Jateng di Rumah Saja pada waktu sebelumnya merupakan kebijakan yang justru menyulitkan rakyat.

Terutama rakyat yang bekerja di sektor informal yang pendapatannya bergantung pada aktivitas sehari-hari.

“Kalau pegawai kan masih dapat gaji misal ada pembatasan kegiatan, tapi kalau penjual makanan, pkl dan sejenisnya itu kalau dibatasi tidak boleh berjualan mereka tidak punya pemasukan” paparnya.

Selain itu, lanjut dia, kebijakan jateng di rumah saja juga sulit dalam penilaian penurunan angka kasus covid-19. Hal ini karena angka penyebaran virus corona tidak bisa diukur secara maksimal jika hanya dilakukan dua hari saja.

“Tugas pemerintah memang membuat kebijakan, tapi kalau bisa ditata yang terbaik supaya tidak menyulitkan rakyat” tandasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :