Masan Desak Pemerintah Perbaiki Jalan yang Rusak Pasca Banjir

oleh -238 kali dibaca
Ketua DPRD Masan, saat memimpin kegiatan pengurugan jalan berlubang di kawasan banjir desa Tanjungkarang, Jati, Kudus (Foto: Agung)

Kudus, isknews.com – Ketua Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus, Masan mendesak pemerintah utamanya pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan pemerintah Kabupaten Kudus sebagai pengampu sejumlah jalan di wilayah terdampak banjir untuk segera melakukan penanganan terkait jalan – jalan yang berlubang akibat banjir.

Pasalnya, banyak jalan di Kabupaten Kudus yang rusak pasca banjir mulai surut. Baik itu jalan milik provinsi maupun jalan-jalan dibawah kewenangan pemerintah kabupaten.

“Keduanya Pemkab dan pemprov diharapkan bisa segera melakukan penanganan darurat untuk menutup jalan – jalan yang berlubang,” uajar Masan saat ditemui sejumlah awak media usai melakukan pengurukan jalan berlubang di Jalan Kudus – Purwodadi Desa Tanjung Karang, Senin (16/02/2021).

Hal ini lantaran jalan yang rusak menyebabkan kemacetan yang cukup panjang serta bisa membahayakan keselamatan bagi para pengguna jalan.
Meski masih ada genangan air, setidaknya pemerintah memiliki solusi darurat untuk menangani kerusakan jalan tersebut. Supaya kemacetan panjang tidak terus terjadi di jalan-jalan yang berlubang.

“Dari Pak Gubernur sudah menyampaikan penanganan darurat baik itu jalan provinsi maupun kabupaten bisa segera dilakukan, karena keselamatan masyarakat itu yang terpenting” kata Masan.

Bahkan ia bersama Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Kudus, Rinduwan melakukan pengurukan jalan secara swadaya bersama masyarakat karena resah melihat kondisi jalan berlubang yang membahayakan.

Pengurukan ini dilakukan di Jalan Kudus – Purwodadi tepatnya di depan SPBU Tanjung Karang. Satu dam pasir dan kerikil digunakan untuk menutup lubang di jalan tersebut.

Akibat kerusakan jalan tersebut, terjadi kemacetan dua hingga tiga kilometer setiap harinya. Lantaran pengguna jalan harus berjalan pelan – pelan karena kondisi jalan yang membahayakan.

“Sebenarnya banyak titik jalan berlubang, tapi yang paling parah disini, jadi kita dahulukan pengurukan disini terlebih dahulu karena lubang yang menganga terlalu dalam jadi mobil harus pelan-pelan jalannya, semakin pelan semakin panjang macetnya” ujarnya.

Dengan adanya pengurukan ini diharapkan arus lalu lintas bisa menjadi lebih lancar. Karena jalan tersebut merupakan akses jalan satu – satunya bagi masyarakat dari Kecamatan Undaan yang ingin ke arah Kota maupun sebaliknya.

“Kita lakukan solusi cepat dengan melakukan pengurukan darurat supaya arus lalu lintas bisa lebih lancar” tandasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.