Tadarus Dan Kajian Agama Warnai Pesantren Ramadan SMPN 1 Kudus

oleh
Sejumlah siswa SMP 1 saat melakukan tadarus bersama, targetkan khatam dalam 3 hari (Foto: ist.)

Kudus, isknews.com – Bulan Ramadan dimanfaatkan oleh ratusan siswa SMPN 1 Kudus untuk mengikuti kegiatan pesantren ramadan di sekolahnya, Senin (27/05/2019).

Dilaksanakan dalam waktu tiga hari dari Senin (27/5) hingga Rabu (30/5), kegiatan pesantren ramadan tersebut diwarnai dengan sejumlah aktivitas untuk memperkuat ketaqwaan. Seperti, kajian agama dan tadarus bersama.

Siti Nurhasniati, Pembina Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMPN 1 Kudus mengatakan kegiatan pesantren ramadan merupakan agenda rutin yang digelar sekolahnya setiap kali bulan suci ramadan tiba.

TRENDING :  MTs.NU Hasyim Asy'ari Kegiatan rutinan santunan untuk anak yatim/piatu

Dijelaskannya, kegiatan pesantren ramadhan di SMPN 1 Kudus dimulai dengan kajian islam yang dilakukan di Mushola sekolah. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan tadarus Alquran secara berkelompok.

“Waktu yang cukup singkat, yakni tiga hari, kami targetkan para siswa dapat mengkhatamkan Alquran,” ujar dia.

Untuk teknisnya, dia menjelaskan bahwa setiap kelompok yang terdiri sekitar 20-30 siswa itu diwajibkan untuk menyelesaikan satu juz setiap harinya. Dengan sistem kelompok ini, Siti Nurhusniati menyakini target tersebut dapat tercapai dan mampu memotivasi siswa untuk belajar membaca Alquran dengan baik dan benar.

TRENDING :  Pemkab Tingkatkan Kesejahteraan Guru GTT

“Meskipun ini bersifat kelompok, tetapi saya tekankan kepada seluruh siswa untuk ikut mengaji walau tiga hingga lima ayat. Dengan begitu, siswa yang tidak pandai mengaji pastinya akan termotivasi untuk bisa mengaji dengan baik dan benar,” jelasnya.

Sementara Subur, Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SMPN 1 Kudus menambahkan dalam kegiatan tersebut pihaknya juga melakukan sejumlah motivasi-motivasi kepada siswa untuk bisa memanfaatkan bulan ramadan dengan sebaik-baiknya.

TRENDING :  Indonesia Darurat Narkoba, Kesbangpol Gencar Lakukan Sosialisasi

“Ramadan ini seperti pertandingan, yang mana kita saling berlomba untuk mendapatkan gelar juara. Caranya dengan menjalankan ibadah sebanyak-banyaknya dengan niat ikhlas karena Allah. Hal inilah yang coba kami tekankan kepada para siswa,” bebernya.

Melalui rangkain kegiatan ini, dia berharap para siswa bisa terpacu untuk terus memperdalam agama, meningkatkan ketaqwaan dan membentuk karakter religus dalam jiwa siswanya. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :