Taj Yasin Tinjau MPLS di Kudus: Sekolah Harus Jadi Tempat Aman dan Sehat untuk Siswa

oleh -144 Dilihat
Kunjungan Taj Yasin dalam rangka meninjau langsung pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026 di SMK Negeri 1 Kudus, Rabu (16/7/2025). (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meninjau langsung pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026 di SMK Negeri 1 Kudus, Rabu (16/7/2025).

Dalam kunjungannya, ia menekankan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang aman dan sehat, baik secara fisik maupun mental, bagi seluruh siswa.

Kegiatan MPLS di SMKN 1 Kudus tahun ini tampil berbeda dengan menghadirkan layanan cek kesehatan gratis melalui program Dokter Spesialis Keliling (Spelling).

Layanan ini tidak hanya melakukan pemeriksaan fisik, tetapi juga menghadirkan pendampingan psikologis bagi siswa baru.

“Yang paling utama itu pencegahan stunting, dan yang kedua menghadirkan psikolog. Ini penting agar siswa-siswi kita tidak mengalami kekerasan, tekanan, atau bullying di lingkungan sekolah,” tegas Taj Yasin.

Pria yang akrab disapa Gus Yasin ini juga mendorong kolaborasi antara guru Bimbingan Konseling (BK) di sekolah dengan tenaga psikolog profesional dari Dinas Kesehatan maupun rumah sakit.

“Guru BK nanti kita gabungkan dengan tenaga psikolog dari rumah sakit. Jadi ketika ada permasalahan, bisa segera ditangani secara serius dan tepat,” katanya.

Langkah ini dinilai sebagai upaya preventif untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman dan mendukung perkembangan mental siswa.

Taj Yasin menegaskan bahwa kesehatan jiwa dan raga siswa harus menjadi perhatian utama sejak hari pertama mereka memasuki lingkungan sekolah.

Program Spelling sendiri merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang menyasar layanan kesehatan masyarakat secara mobile.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah per 10 Juli 2025, program ini telah menjangkau 253 desa dan melayani lebih dari 25 ribu orang dengan beragam pemeriksaan mulai dari TBC, tekanan darah, gula darah, kesehatan jiwa, hingga deteksi dini kanker.

Selain meninjau pelaksanaan MPLS, Gus Yasin juga menyempatkan diri mengunjungi sejumlah laboratorium di SMKN 1 Kudus.

Ia mengapresiasi fasilitas yang sudah tersedia, namun menggarisbawahi pentingnya pembaruan perangkat teknologi.

“Secara keseluruhan lab sudah siap. Hanya komputer yang perlu di-upgrade agar pembelajaran siswa bisa lebih maksimal, apalagi ini sekolah vokasi,” ucapnya.

Di akhir kunjungan, Taj Yasin mengajak seluruh siswa untuk menciptakan suasana sekolah yang harmonis dan saling mendukung, tanpa memandang perbedaan jurusan atau latar belakang.

“Kenali teman, saling bantu, dan tumbuhkan semangat kebangsaan di lingkungan sekolah. Jurusan boleh beda, tapi tujuannya sama: sukses bersama,” tutupnya. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.