Tak Bertanggungjawab, 39 Lampu Gedung Serbaguna Sport Center Raib Dicuri

oleh -292 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Kondisi lampu-lampu penerangan baik outdoor maupun indoor di kawasan Sport Center sekitar Stadion Wergu Wetan Kudus kini banyak yang hilang atau rusak. Bahkan beberapa di antaranya pecah diduga bekas tembakan senapan angin yang sengaja dilakukan oleh orang- orang tidak bertanggungjawab.

Kondisi itu menunjukkan kepedulian sebagian masyarakat untuk ikut merawat lingkungan sarana dan prasana (sarpras) olahraga kebanggaan warga kota kretek ini masih kurang. Rasa ikut memiliki dan menjaga aset rekreasi dan olahraga ini masih kurang.

Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Kependidikan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Joko Susilo, melalui Sekdin Disdikpora Harjuno Widodo usai melakukan Final Hand Over (FHO) pembangunan
sarpras sport center.

“Ada sejumlah sarpras rusak, vandalisme dengan corat- coret fasilitas umum, serta hilangnya sejumlah lampu-lampu penerangan dalam gedung
olahraga,” ujarnya, Sabtu (25/01/2019).

Sedikitnya 39 lampu penerangan di dalam gedung olahraga serbaguna multifungsi raib. Lampu- lampu itu hilang diduga diambil orang- orang tidak bertanggunjawab.

Manajer PT Reka Esti Utama, Puryadi mengatakan, proyek multiyears sport center tahun 2017 dan 2018 selesai sesuai kontrak. Namun karena masih ada tanggungjawab perawatan, baru dilakukan FHO.

“Beberapa fasilitas yang mengalami kerusakan kami benahi,” ungkapnya.

Di antaranya perbaikan plafon ambrol di dalam gedung serbaguna akibat terpaan air hujan deras disertai angin yang masuk lewat samping atap bangunan.

“Selain itu membenahi fasilitas umum yang rusak, dan penggantian puluhan lampu dalam gedung serbaguna yang hilang,” teramg dia.

Puryadi Manajer PT Reka Esti Utama penyedia jasa pembangunan gedung serbaguna Indoor di kompleks sport center GOR Kudus saat menunjukkan sejumlah bohlam lampu indoor senila ratusan ribu rupiah per buah yan kini raib (Foto: YM)

Komplek sport center saat ini menjadi salah satu pusat konsentrasi keramaian. Keindahan terlihat pada malam hari dengan adanya penerangan lampu dengan panel tenaga surya sebanyak 115 unit.

Pemasangan lampu yang menghabiskan anggaran sekitar Rp 2,9 miliar, terdiri 94 tiang dengan satu lampu dan 21 tiang dua lampu sisi kanan dan kiri.

Kawasan sport center dibangun menggunakan dua  kali anggaran, tahap pertama menghabiskan dana APBD 2017 sebesar Rp 14,042 miliar. Sedang tahap kedua kegiatan 2018 mendapat tambahan anggaran Rp 17 miliar.

Selain beberapa sarana seperti gedung olahraga serbaguna untuk basket dan voli, terdapat pula gedung tenis indoor, arena wall climbing (panjat tebing), skate park, BMX strike, dan kolam renang.

Juga dibangun mushola, gedung pengelola, kafetaria, 16 kamar mandi dan toilet, serta balai jagong yang dilengkapi dengan taman dan hutan kota. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.