Tak Hanya Formalitas, Job Fair Kudus 2025 Langsung Wawancara di Tempat

oleh -940 Dilihat
Potret peserta job fair saat walk-in interview di tempat, bagi pelamar yang telah lolos seleksi administratif awal. Jum'at (10/10/2025). (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Pemerintah Kabupaten Kudus membuktikan bahwa kegiatan Job Fair 2025 bukan sekadar seremoni tahunan. Sejak pagi, Jumat (10/10/2025), ribuan pencari kerja berbondong-bondong memenuhi Gedung Graha Mustika, Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati. Uniknya, pelamar tak hanya menyerahkan berkas lamaran, tetapi langsung menjalani wawancara di tempat.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kudus, Bellinda Putri Sabrina Birton. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Job Fair kali ini dikonsep lebih terbuka, sederhana, dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, pada pagi hari ini kita bisa berjumpa dalam kegiatan Job Fair Kudus 2025. Kegiatan ini bukan hanya seremoni, tetapi wujud nyata komitmen pemerintah membantu masyarakat dalam mencari pekerjaan dan menekan angka pengangguran di Kudus,” ujar Bellinda.

Ia menambahkan, pemerintah ingin mengubah paradigma bahwa kegiatan seperti job fair tidak berhenti pada pembukaan simbolis saja. Tahun ini, panitia menyiapkan sistem pendaftaran ganda — secara langsung di lokasi dan juga online melalui platform Job City, agar masyarakat lebih mudah mengakses peluang kerja.

“Biasanya prosesnya terlalu rumit dan tidak transparan. Tahun ini kami buat lebih sederhana dan terbuka agar masyarakat bisa langsung mengakses lowongan kerja dengan mudah,” jelasnya.

Bukti keseriusan itu terlihat di salah satu sudut Gedung Graha Mustika yang diubah menjadi arena walk-in interview. Dari pantauan media ini, puluhan pelamar yang lolos seleksi administratif awal tampak antre menjalani wawancara langsung dengan staf HRD perusahaan peserta.

“Target kami sebanyak mungkin pelamar bisa terserap kerja. Dengan sistem yang lebih terbuka seperti ini, saya optimistis hasilnya akan jauh lebih baik,” tambah Bellinda.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Disnakerperinkop dan UKM) Kabupaten Kudus, Catur Widiatno, menyampaikan bahwa Job Fair tahun ini diikuti oleh 20 perusahaan dengan total 1.400 lowongan pekerjaan. Hingga hari pembukaan, tercatat 4.004 pencari kerja telah mendaftar.

“Antusiasmenya meningkat dari tahun ke tahun. Ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk terus menekan angka pengangguran terbuka. Melalui Job Fair, kami ingin masyarakat benar-benar mendapat peluang kerja yang nyata, bukan sekadar menghadiri acara,” ujar Catur.

Ia menambahkan, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kudus saat ini berada pada angka 3,19 persen, atau sekitar 16.500 orang, menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

“Dengan konsep baru yang lebih praktis dan adanya wawancara langsung di tempat, Job Fair Kudus 2025 menjadi bukti nyata bahwa pemerintah serius membantu masyarakat mendapatkan pekerjaan,” pungkasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :