Rame-rame Bersihkan Balai Jagong Kudus, Sam’ani Ajak Jaga Kebersihan dan Pilah Sampah dari Rumah

oleh -117 Dilihat
Foto: Tak hanya memerintah, Bupati Sam’ani memberi contoh. Ikut kerja bakti di Balai Jagong demi Kudus yang bersih dan nyaman, (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris tak sekadar memberi instruksi, tetapi juga turun langsung dalam kerja bakti membersihkan kawasan Balai Jagong, kompleks GOR Wergu Wetan Kudus, Jumat (13/6/2025). Aksi ini dilakukan bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), personel TNI/Polri, serta sejumlah organisasi masyarakat.

Kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kebersihan ruang publik yang selama ini masih sering dikeluhkan akibat banyaknya sampah yang berserakan. Dalam kesempatan itu, bupati mengajak semua elemen untuk ikut menjaga kebersihan, tidak hanya saat kerja bakti, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita bersih-bersih bareng karena masih banyak keluhan tentang sampah. Setelah ini dibersihkan, mari kita jaga sama-sama,” ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa jumlah tempat sampah di area Balai Jagong sebenarnya sudah mencukupi. Namun, kendala tetap muncul karena masih ada pihak-pihak yang tidak peduli, bahkan merusak atau memindahkan tempat sampah seenaknya.

“Kita akan evaluasi. Kalau memang perlu ditambah, ya akan kita tambahkan. Tapi yang terpenting adalah kesadaran masyarakat untuk membuang sampah di tempatnya,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mendorong masyarakat mulai memilah sampah sejak dari rumah. Langkah ini menurutnya penting untuk memudahkan proses pengelolaan oleh dinas terkait dan sebagai bentuk tanggung jawab lingkungan dari tingkat rumah tangga.

“Kita ajak juga para pedagang kaki lima agar mulai memilah sampahnya. Nantinya dinas akan mengambil secara rutin. ASN pun saya minta menjadi contoh dari rumah masing-masing,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PKPLH Kudus Abdul Halil menjelaskan bahwa kerja bakti ini melibatkan berbagai unsur sebagai bentuk edukasi dan ajakan nyata kepada masyarakat. “Semua hadir, mulai dari pimpinan OPD, staf, ormas, sampai komunitas. Harapannya masyarakat ikut tergerak untuk menjaga lingkungan,” jelasnya.

Ia menambahkan, persoalan sampah tidak bisa dianggap sepele karena terus bertambah seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas usaha. Karena itu, pihaknya terus melakukan evaluasi baik dari sisi sarana, sumber daya manusia, maupun pola penanganan sampah yang ada.

“Kami terus berbenah agar penanganan sampah di Kudus makin maksimal. Tapi upaya kami tak akan cukup tanpa kesadaran dan partisipasi dari masyarakat,” tuturnya.

Aksi bersih-bersih di Balai Jagong ini diharapkan menjadi momentum memperkuat budaya hidup bersih di tengah masyarakat, sekaligus membangun komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan Kudus yang nyaman dan sehat. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :