Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Minat masyarakat untuk menjadi pegawai di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RA. Kartini Jepara cukup tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya pelamar yang mengikuti tes untuk menjadi Tenaga Harian Lepas (THL/Non-PNS). Dari 150 formasi yang dibutuhkan, setidaknya ada 980 pelamar yang lolos tes administrasi. Sedangkan 275 sisanya dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi.

Wakil Direktur (Wadir) Pelayanan RSU Kartini Jepara Bambang Dwipo Suwignyo mengatakan, rekruitmen THL RSUD RA Kartini Jepara ini untuk memenuhi kebutuhan SDM di RSUD, Sebab dalam waktu dekat ini akan dibuka tiga bangsal baru, yaitu ruang anak besar, bangsal umum kelas 3 baru, bangsal persalinan.
“Pembagian pegawai dilakukan untuk meningkatkan pelayanan yang lebih optimal terhadap masyarakat dalam rangka penambahan 3 bangsal baru,” katanya.
Dwipo menambahkan, penambahan pegawai mutlak dilakukan, supaya segera dapat memaksaimalkan pelayanan
terhadap masyarakat. Diantaranya Dwipo mencontohkan, pada tim Instalasi Bedah Sentral (IBS) harus ada petugas untuk 3 shift tiap harinya. “Pengembangan untuk tim IBS instalasi bedah sentral itu harus on side, selama ini on call. Jadi kita itu 3 shift, dari pagi siang, dan malam ada petugas semua, sehingga jika ada operasi kita siap,” imbuhnya.
Lebih lanjut pihaknya mengharapkan, nanti yang masih ada kekurangan dari rekruitmen ini, akan dilengkapi dari moratorium CPNS yang sudah di cabut untuk tahun ini.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara, Ir. Sholih, MM mengatakan, dengan pelaksanaan tes pegawai non-PNS pada RSUD RA. Kartini sudah baik dan sesuai dengan ketentuan. “Pelaksanaan rekruitmen untuk pegawai non-PNS atau honorer pada RSUD RA. Kartini, saya pandang sudah bagus. Adanya tes dalam penerimaan honorer, dapat menentukan spesifikasi yang jelas dari kebutuhan sumber daya manusia (SDM) dalam sebuah instansi, karena pelaksaaanya dilakukan dengan cara terbuka terseleksi untuk mencari yang terbaik,” akunya.
Pelamar yang dinyatakan lulus ujian tertulis, psikotes, dan tes kesehatan, pada 1 April 2017 akan diverifikasi guna pemberkasan di aula lantai 3 RSUD RA. Kartini. (ZA)






