Targetkan Raih Prestasi Tinggi, 104 Wasit Juri dan Pelatih Pencak Silat IPSI Kudus Ditatar

oleh

Kudus, isknews.com – Pelatih dan wasit juri profesional sangat diperlukan dalam proses pembinaan atlet berpotensi. Oleh karena itu, pelatih dan wasit merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam proses pembinaan olahraga prestasi. Kualitas pertandingan juga sangat dipengaruhi oleh kepiawaian mereka memimpin pertandingan.

Para pelatih dan wasit juri peserta penataran pada upacara pembukaan (Foto: istimewa)

Kesalahan dalam merencanakan dan menyusun program latihan yang diterapkan dalam proses latihan akan menyebabkan kegagalan meraih prestasi puncak. Untuk itu kemampuan pelatih dan wasit juri harus selalu ditingkatkan dan dikembangkan, diataranya dengan cara mengikuti kegiatan-kegiatan pelatihan, penataran maupun choaching.

Hal itu disampaikan oleh Sugito ketua panitiya Penataran Pelatih dan Wasit, Juri Pencak Silat Tingkat Cabang Kabupaten Kudus tahun 2019 yang digelar di Tennis Indoor kompleks Sport Center Kudus, Jumat (20/12/2019). Menurutnya Acara yang dibuka oleh ketua Umum KONI Kudus, Antoni Alvin ini akan dilaksanakan mulai tanggal 20 hingga 21 Desember 2019 dengan target 24 jam sesuai arahan dari Ikatan Pencak Silat (IPSI) Jawa Tengah.

TRENDING :  Ratusan Atlet Se Jawa Tengah Ikuti Kejuaraan Pencak Silat UMKU Championship 2019
Para penanggungjawab Penataran, Ketua Panitiya Sugito yang didampingi Sekretaris Panitiya Haryono (kanan) dan Koordinator Kepelatihan Santoso (kiri) Foto: YM

“Sebetulnya acara ini sudah kami agendakan lama, namun baru bisa terealisasi tahun ini, selanjutnya kita bekerjasama dengan  Binpres (Pembinaan Prestasi) KONI Kudus kita gabungkan antara wasit dengan kepelatihan untuk persiapan menyongsong Porprov 2020 yang akan datang, supaya atlit-atlit yang kita siapkan ini betul betul sudah berkualitas sesuai dengan perkembangan teknik-teknik kepelatihansaat ini,” ujar Sugito yang didampingi Sekretaris Panitiya Haryono dan Koordinator Kepelatihan Santoso.

TRENDING :  Antoni Alfin dan Firdaus Ardyansyah Berebut Ketua KONI Kudus
Pembukaan simbolis oleh ketua KONI Kudus Antoni Alfin (Foto: istimewa)

Dijelaskannya periode penataran ini biasanya diselenggarakan 5 tahun sekali, dengan peserta wasit juri pemula di kelas 3 namun ada juga yang sudah naik ke kelas 1 tingkat grade perwasitannya.

“Jumlah peserta penataran ini sebanyak 104 Wasit juri dan pelatih dengan perincian 47 orang pelatih dan 57 orang wasit juri,” terang pria yang juga ketua lembaga wasit juri IPSI Kudus.

Seorang instruktur saat memberikan materi teori kepada 104 peserta penataran (Foto: YM)

Materi penataran bagi wasit juri adalah peraturan pertandingan 2013 yang terbaru, sedangkan untuk para pelatih  berkisar pada teknologi kepelatihan, periodeisasi pengukuran dan lain-lain dengan pemateri wasit juri Sapto Irawan wasit nasional dan dosen UKSW Salatiga serta peringkat 1 nasional pada penataran di Sumatera sedangkan pemateri untuk kepelatihan adalah Sigid Invantoro pelatih nasional dan peraih emas PON tahun 2000 serta pelatih Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) hingga sekarang.

TRENDING :  Official Website KONI Kudus Diluncurkan

“Output yang akan mereka terima, nanti kepada para peserta penataran akan memperoleh sertifikat wasit juri atau kepelatihan yang dikeluarkan oleh IPSI Kudus, Besok juga akan digelar Festival dimana seluruh perguruan akan mengeluarkan pendekar-pendekarnya untuk gelar seni budaya pencak silat dengan peserta massal,” tandasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :