Tas Cantik Dari Sampah Kemasan Minuman

oleh

Kudus_isknews.com–(12/1) Tas merupakan suatu barang yang hampir semua wanita butuhkan, baik untuk menyimpan dompet, make up, handphone ataupun barang-barang lainnya. Sehingga banyak wanita yang sekarang ini memilih-milih tas yang cantik dan cocok dengan dirinya walaupun memiliki harga yang sangat tinggi. Namun di tangan Nanik sampah kemasan minuman mampu disulap menjadi tas cantik.

Nanik yang seorang Ibu Rumah Tangga asal Desa Melati Norowito Gg 4 No 80A ini sudah sejak tahun 2013 menekuni kreasi tas dari sampah kemasan minuman ini. Keahliannya ini didapatkan dari keikutsertaannya dalam pelatihan-pelatihan kreasi serupa dan kemudian dikembangkan. Sampai saat ini produk yang ia buat pernah terjual hingga ke Kalimantan, Jogjakarta dan Semarang. Selain itu juga sering ada Mahasiswa dari UNNES dan Universitas PGRI Semarang belajar membuat kreasi tas tersebut. Harga Tas dari sampah kemasan tersebut dipasarkan dengan harga antara Rp. 30.000 sampai Rp. 200.000 tergantung ukuran dan jenis sampah kemasan yang digunakan.

Pembuatan tas dari sampah kemasan minuman ini tergolong rumit untuk pemula, namun yang sudah terbiasa akan terasa mudah dan tidak perlu melihat bahan yang sedang dianyam. Pembuatan Tas ini dibagi menjadi 7 tahap, yaitu (gambar terlampir) :

  1. Sampah Bungkus kemasan direndam dan dicuci untuk menghilangkan kotoran dan bau yang ada di kemasan yang kemudian dirapikan bagian ujung-ujungnya dengan gunting.
  2. Lipat kedalam untuk kedua bagian kemasan
  3. Setelah terlipat kedalam, lipat menjadi 2 bagian dan sambungkan dengan bahan lainnya dengan memasukannya kedalam lubang sampah kemasan.
  4. Anyam hingga panjang yang diinginkan menjadi 1 ruas panjang (panjang pendeknya bahan akan menentukan besarnya tas yang dibuat)
  5. Satukan ruas-ruas tersebut dengan menjahitnya melalui celah-celah yang ada di tengah anyaman.
  6. Lakukan hingga bagian bawah tas tertutup.
  7. Setelah jadi, tinggal menambahkan resleting dan pegangan tas.

Saat didatangi isknews.com Nanik menyatakan “Untuk sekarang ini permintaan tas kreasi dari sampah kemasan minuman sedang baik, namun kami belum bisa menyanggupi semuanya karena keterbatasan waktu dan tenaga”

#Adam

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Komentar ditutup.