Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Kampanyekan dolanan anak-anak melalui panggung pertunjukkan, Teater Kuncup Mekar sukses bawakan lakon “Chanda”, Minggu (16/04/2017). Selain itu, ratusan penonton yang memadati Gedung Djoeang 45 Pati sejak pukul 19.00 WIB, seolah kembali diingatkan asyiknya permainan tradisional.

Tidak hanya itu, gerak-gerik aktor dalam memerankan tokoh yang dimainkan sangat lekat. Ditopang, pencahayaan yang tepat dan kekayaan tata artistik menambah dalam setiap adegan. Suguhan tersebut, semakin membuat enggan mata penonton untuk berpaling.
“Chanda ini asli karya teater kami. Kami memang sudah lama menggadang ingin pentas di Pati, akhirnya kesampaian juga,” ungkap Sutradara, Neno, selepas pentas.
Pengambilan latar permainan anak-anak dinilai sangat tepat. Pasalnya, dewasa ini kearifan lokal yang tertuang dalam permainan tradisional sudah mulai tergerus teknologi. Tak banyak, anak-anak jaman sekarang mengenal keindahan ragam permainan tempo dulu.
“Awalnya kami khawatir, kalau saja permainan tradisional hilang dan tidak dikenal lagi. Jadi, kami ingin mengkampanyekan permainan tradisional melalui kesenian teater,” tuturnya.
Sementara itu, Anggota Dewan Kesenian Pati, Jono mengatakan seolah bercermin pada masa kecilnya, saat melihat suguhan dari Teater yang berdiri tahun 90-an itu. Dia seolah terindukan dengan kecerian dan gelak tawa masa lalu.
“Anak jaman sekarang lebih memilih bermain gadget dari pada bermain diluar sama anak-anak seusianya. Ini sangat disayangkan, padahal dari permainan tradisional mereka juga melatih diri untuk belajar bekerjasama dan memecahkan permasalahan,” jelasnya.
Tandasnya, dengan pementasan teater dari Kudus ini, diharapkan mampu mengetuk hati para pegiat teater di Bumi Mina Tani untuk juga terus berkarya. Karena, anemo masyarakat Pati dalam menerima tontonan positif sangat bagus.(Wr)






