KUDUS, ISKNEWS.COM — Terhimpun dana sebesar Rp17.845.000 dari masyarakat Kabupaten Kudus untuk membantu warga yang terdampak bencana alam gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Donasi tersebut dihimpun dalam rangkaian Pesta Rakyat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Penggalangan dana dilakukan saat konser musik grup band Naff yang digelar di halaman depan Pendopo Kabupaten Kudus pada 17 Agustus 2026. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan dalam perayaan kemerdekaan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum menggalang kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
Bupati Kudus Sam’ani Intakhoris sebelumnya mengajak masyarakat yang hadir untuk ikut membantu warga NTT.
“Di NTT ada saudara-saudara kita yang sedang menghadapi bencana alam. Melalui pesta rakyat malam ini, mari kita bersama-sama mengumpulkan donasi sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas untuk membantu saudara kita di NTT,” ungkapnya.
Dana yang terkumpul kemudian disalurkan kepada Dana Penampung Bantuan Gempa Flores di Nusa Tenggara Timur. Berdasarkan bukti transaksi, transfer senilai Rp17.845.000 dilakukan pada 19 Agustus 2026 atas nama Masyarakat Kabupaten Kudus.
Dalam keterangan transaksi disebutkan bahwa dana tersebut merupakan donasi korban bencana NTT dalam acara Panggung Rakyat Kabupaten Kudus pada 17 Agustus 2026.
Sam’ani mengatakan penggalangan bantuan merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pesta Rakyat yang sejak awal diarahkan untuk menumbuhkan kepedulian sosial masyarakat.
“Penggalangan dana telah dilakukan sejak saat digelarnya konser musik Naff dalam rangkaian Pesta Rakyat HUT ke-81 Kemerdekaan RI di halaman Pendopo Kabupaten Kudus. Setelah seluruh proses penggalangan selesai, donasi yang terkumpul kemudian kami salurkan untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana di NTT,” ujar Sam’ani.
Ia menambahkan, bukti penyaluran juga telah diberikan kepada media untuk memastikan proses pengelolaan dana dapat diketahui masyarakat secara terbuka.
“Bukti transfer telah kami sampaikan kepada media sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban. Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa donasi yang terkumpul telah disalurkan sesuai dengan tujuan penggalangannya,” tegasnya.
Menurut Sam’ani, keterbukaan tersebut sekaligus menjadi bentuk penghargaan terhadap masyarakat yang telah mempercayakan bantuannya melalui kegiatan tersebut.
“Ini adalah bentuk gotong royong masyarakat Kudus. Karena itu, prosesnya harus transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Dana yang terkumpul maupun yang disalurkan harus jelas,” katanya.
Selain persoalan donasi, Sam’ani mengapresiasi masyarakat dan berbagai pihak yang telah mendukung seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Kudus.
Ia berharap momentum kemerdekaan dapat terus menjadi penguat persatuan serta mendorong masyarakat untuk terlibat dalam pembangunan daerah.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat dan semua pihak yang terus berkontribusi membangun Kudus. Mari kita jadikan semangat kemerdekaan sebagai kekuatan untuk terus bergotong royong, menjaga persatuan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Penyaluran tersebut menjadi bagian dari rangkaian Pesta Rakyat yang tidak hanya menghadirkan hiburan melalui penampilan Naff, tetapi juga menggerakkan solidaritas masyarakat Kudus untuk membantu warga yang tengah menghadapi bencana di NTT. (YM/YM)







