Ternak Ayam Joper Alternatif Yang Menjanjikan Keuntungan

oleh

Kudus, isknews.com – Beternak ayam Joper (jowo super) lebih menjanjikan dan menguntungkan. Disamping harganya yang tinggi, perawatannya sangat mudah dan tahan penyakit. Berdasarkan informasi yang diterima dari beberapa peternak di Kudus, penghasilan cukup menjanjikan meski mulanya hanya sebagai sampingan dalam usaha keluarga. Terlebih saat ini mendekati bulan Ramadan dan Lebaran, permintaan akan meningkat tajam dengan harga tinggi.

Hal ini diungkapkan oleh drh Sa’diyah, Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Pemkab Kudus pada sebuah kesempaan, dijelaskannya, untuk perawatan sangat mudah jika dibandingkan dengan jenis ayam lainnya. Setiap hari diberi makan dua kali berupa campuran bekatul, jagung halus, trembel dan konsentrat. Dengan perawatan yang baik dan makanan yang teratur selama tiga bulan ayam sudah bisa untuk dijual atau dipanen. Biasanya jenis ayam joper ini untuk konsumsi rumah makan, hajatan, soto, sate dan lainnya.“ Satu ekor ayam joper ukuran tanggung informasinya dihargai hingga Rp 35 ribu sampai Rp 40 ribu. Harga fluktuatif tapi yang jelas lebih tinggi dibanding broiler ,” ujar Sa’diyah.

TRENDING :  Karang Taruna desa Ronggo Panen Budidaya Cacing

“ Jenis ayam joper ini dagingnya sangat enak dan gurih sehingga setelah matang harganya sangat mahal. Karena pembelinya rata-rata kelas menengah yang sadar makanan sehat ,” tuturnya.

TRENDING :  Jelang Ramadan Stok Daging di Kudus Dipastikan Aman

Usaha ayam joper tidak membutuhkan tempat luas, namun bisa dipelihara di lingkungan rumah. Untuk warga yang belum memiliki waktu luang dan ingin budidaya sebagai pemula disarankan untuk maksimal 100 ekor lebih dahulu. Setelah memahami seluk beluk ayam joper, kemudian ditingkatkan menjadi 1000 ekor, selanjutnya bisa 10 ribu ekor.

Analisis Usaha Ternak 100 Ekor (JOPER) Jawa Super yang diperoleh dari petugas Satker Ayam Maron Temanggungn adalah sebagai berikut ;

TRENDING :  Perda Diundangkan, Seluruh Jagal Tradisional Wajib Potong Hewan di RPH

550.000 => DOC 100 ekor

1.520.000 => Voer Starter 4 Sak

25.000 => Sekam

25.000 => Probiotik

30.000 => Listrik

20.000 => Susut Kandang

50.000 => Biosecurity

20.000 => Vitamin

10.000 => Koran

———————- +

2.250.000

Kalau FCR 2,2 maka bobot panen +- 90 kg,  Harga jual harga rata rata 35.000/kg . jadi Harga Jual = Rp .150.000  keuntungan per 100 ekor = Rp. 900.000 Ini Kalau tanpa Vaksin dan kalau FCR-nya 2.2. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :