Tiga Pekan Mengabdi, 555 Mahasiswa UMKU Akhiri KKN di Empat Kecamatan Kudus

oleh -343 Dilihat
Foto: UMKU

Kudus, isknews.com – Setelah menjalani pengabdian selama tiga pekan di tengah masyarakat, sebanyak 555 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) resmi mengakhiri Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun ajaran 2025/2026. Penutupan KKN tersebut digelar pada Rabu, 7 Januari 2026, ditandai dengan pelepasan rompi dan topi KKN di Crystal Building Kampus 1 UMKU.

Prosesi penutupan dihadiri Wakil Rektor UMKU, para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN, serta perwakilan dari sejumlah organisasi perangkat daerah, di antaranya Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Disnakerperinkop-UKM Kudus, Kesbangpol Kudus, camat, kepala desa, dan pihak terkait lainnya.

Diketahui, 555 mahasiswa UMKU telah melaksanakan KKN di 32 desa yang tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Bae, Dawe, Gebog, dan Kaliwungu. Kegiatan KKN berlangsung selama tiga minggu, terhitung sejak 16 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026.

Rektor UMKU, Dr. Edy Soesanto, S.Kp., M.Kes. melalui Wakil Rektor III UMKU, Dr. Rizka Himawan, S.Psi., M.Psi. menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kudus atas kesempatan dan dukungan yang diberikan kepada mahasiswa UMKU untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.

Menurut Rizka, pengalaman KKN menjadi pembelajaran penting bagi mahasiswa dalam mengasah kepekaan sosial sekaligus mengoptimalkan potensi yang ada di desa.
“Kami berharap kehadiran mahasiswa KKN UMKU selama tiga minggu terakhir dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
“Meski waktunya relatif singkat, pengalaman ini menjadi proses belajar yang panjang bagi mahasiswa dalam memahami dan mengembangkan potensi desa,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Sumber Daya Kesehatan (PSDK) DKK Kudus, Ahmad Muhammad, S.KM., M.KM. mengapresiasi peran aktif mahasiswa UMKU selama KKN, khususnya di bidang kesehatan. Mahasiswa dinilai turut membantu upaya Pemkab Kudus melalui pemeriksaan kesehatan warga, edukasi gizi, hingga inovasi makanan bergizi untuk menekan angka stunting.

“Terima kasih atas kontribusi mahasiswa KKN UMKU di bidang kesehatan. Urusan kesehatan memang harus digerakkan bersama,” ungkapnya.

Apresiasi serupa juga disampaikan Kepala Bidang Koperasi Disnakerperinkop-UKM Kudus, Muh Faiz Anwari, S.E., M.M. Ia menilai mahasiswa UMKU banyak membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di 32 desa melalui pemanfaatan teknologi, mulai dari promosi digital hingga pembuatan website.

“Terima kasih atas kerja keras mahasiswa KKN UMKU. Semoga ke depan menjadi generasi yang kreatif, inovatif, dan mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat,” harapnya.

Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Agama Kesbangpol Kudus, Iin Vestriaswari, S.E. menambahkan, kehadiran mahasiswa KKN UMKU telah memberikan kontribusi positif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, termasuk di bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.

“KKN ini merupakan wujud nyata sinergi antara dunia akademik dengan Pemkab Kudus dan masyarakat. Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga memahami nilai sosial dan kebutuhan riil masyarakat di lapangan,” tuturnya.

Rangkaian penutupan KKN UMKU 2025/2026 ditutup dengan Expo Kuliah Kerja Nyata yang digelar di Crystal Building UMKU. Setiap kelompok KKN menampilkan dan menjual beragam produk olahan berbasis potensi desa, seperti puding kelor, sempolan berbahan ikan nila, minuman immune boost, hingga olahan buah alpukat.

Kegiatan expo tersebut menarik minat tamu undangan, dosen, serta tenaga kependidikan di lingkungan UMKU. Berbagai produk mahasiswa KKN pun laris diburu sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan hasil pengabdian selama KKN. (AS/YM)