Tim Persiku Manajemen Baru Mulai, Sudah Dilirik Investor Dan Pelatih Kelas Liga I

oleh -983 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Keyakinan publik bola agaknya mulai terbangun sejak terbentuknya tim manajemen Persiku Kudus baru, dibawah kepemimpinan Ferdaus Ardyansyah Purnomo. Persiku Kudus kini dikabarkan juga dilirik investor dan pelatih kelas Liga I. Tim yang memiliki tagline Persiku Masa Depan ini diharap memang bisa menjadi fondasi yang kuat bagi Persiku. Baik dari segi ofisial dan manajemen yang transparan.

“Persiku masa depan kami mulai tahun ini. Dengan cara membangun fondasi yang kuat, handal, kompak, dan didukung dengan manajemen yang transparan. Selain itu didukung dengan orang-orang yang profesional di bidangnya,” kata Manajer Persiku di kantor perusahaannya Griya Gayaku, Kudus, Kamis (22/07/2021).

Menurut dia manajemen yang profesional dan transparan akan dibentuk dalam waktu dua hari ini. Tujuannya untuk membentuk Persiku agar bisa mengulang kejayaan dan prestasi yang pernah diraih oleh Skuad Macan Muria saat masih berkiprah di Divisi Utama dan juga kala berlaga di Liga Dunhill.

“Dalam upaya pembentukan Persiku Masa Depan ini sejumlah investor atau pihak ketiga juga mulai tertarik untuk bekerjasama dalam keberlangsungan Tim kebanggaan kita ini,” ujar Ardi yang juga Sekjen Askonas pusat ini, saat menggelar konferensi pers, Kamis (22/7/2021).

Dikatakan dia, saat ini dalam formulir perekrutan pemain dan pelatih, juga diketahui sejumlah pelatih yang pernah membidangi Liga 1 juga tercatat ikut mendaftar dalam bursa Pelatih skuat Macan Muria yang akan terbentuk dalam bulan ini.

“Kami peroleh informasi dari admin kami bahwa ada dua Asisten pelatih dari klub yang pernah juara di liga 1 serta caretaker pelatih di Liga bergengsi ikut mendaftar pelatih di tim kita,” terang Ardy tanpamau menyebutkan nama klub liga satu dimaksud.

Namun, menurutnya kendati sudah membawa klub meraih juara, Ardy tak mau terburu-buru memutuskan. Bahkan dia menegaskan tidak hanya melihat dari segi track recordnya saja.

“Akan kami tentukan beragam kriterianya. Bukan hanya soal prestasi atau lisensi saja. Tapi juga attitudenya, dan semua keputusan tidak akan saya lakukan sendiri tapi dengan seluruh tim manajemen yang kami canangkan ramping yakni hanya 7 orang saja dan segala keputusan akan ditentukan oleh manajemen yang bersifat kolektif dan kolegial, ” terangnya.

Ardy melanjutkan, selain mempertimbangkan beberapa aspek, ada beberapa tahapan seperti administrasi, wawancara, dan lainnya.

“Harapan saya bisa menemukan sosok pelatih yang terbaik. Dan semoga semua stakeholder bisa mendukung dan memajukan Persiku,” harapnya.

Lanjut Ardi, guna untuk memajukan Persiku Kudus, ia saat ini mengusung slogan Persiku masa depan. Slogan Persiku masa depan yang dimaksudkan yakni membuat fondasi yang kuat untuk Persiku. Baik dari segi ofisial dan manajemen yang transparan.

“Persiku masa depan kami mulai tahun ini. Dengan cara membangun fondasi yang kuat, handal, kompak, dan didukung dengan manajemen yang transparan. Selain itu didukung dengan orang-orang yang profesional di bidangnya,” kata.

Menurut dia manajemen yang profesional dan transparan akan dibentuk dalam waktu dua hari ini. Tujuannya untuk membentuk Persiku masa depan.

Ardy menjelaskan, keinginannya untuk membentuk Persiku masa depan agar bisa mengulang prestasi yang pernah diraih oleh Skuad Macan Muria saat masih berkiprah di Divisi Utama dan juga kala berlaga di Liga Dunhill.

Bahkan, dia mengaku akan memprioritaskan pemain dan pelatih lokal untuk mengisi Persiku tahun ini. Menurutnya hal itu sudah didiskusikan olehnya bersama Askab PSSI Kudus beberapa waktu lalu.

Per hari ini, Kamis (22/7/2021) sudah ada 120 pemain yang mendaftarkan diri. Sebanyak 40 pemain merupakan pemain lokal Kudus. Sedangkan sisanya 80 pemain non lokal.

Sementara itu, ada 50 orang yang sudah mendaftarkan diri sebagai ofisial dengan beragam posisi. Ofisial itu terdiri dari pelatih, asisten pelatih, pelatih kiper, pelatih fisik, dokter tim, fisioterapi, masseur, dan kitman.

Jumlah pendaftar pelatih Persiku saat ini berjumlah 14 orang. Dari jumlah 14 orang itu, tiga diantaranya merupakan pelatih lokal Kudus. Mereka memiliki lisensi A AFC, B AFC, dan C AFC.

Pendaftaran itu nantinya berlangsung hingga Rabu (28/7/2021) mendatang. Pihaknya menggaransi akan memprioritaskan pemain dan pelatih lokal. Kendati begitu Ardy belum bisa menyebutkan jumlah prosentasenya.

“Kalau prosentasenya lokal berapa non lokal berapa saya belum bisa sebutkan. Tetapi saya mohon bantuan doa dari rekan-rekan media agar segera menyusun manajemen yang kuat,” imbuhnya. (yy/ym)

KOMENTAR SEDULUR ISK :