Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan, RSI Sunan Kudus Hadirkan Bedah Minim Invasif dengan Metode Laparoskopi

oleh -508 Dilihat
Foto: RSI Sunan Kudus

Kudus, isknews.com – RSI Sunan Kudus terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan menghadirkan layanan operasi menggunakan metode laparoskopi. Teknologi bedah minim invasif ini menjadi salah satu pilihan tindakan medis modern untuk menangani berbagai kasus bedah, dengan sayatan yang lebih kecil sehingga dapat mendukung proses pemulihan pasien.

Berbeda dengan metode operasi konvensional yang membutuhkan sayatan lebar (sekitar 10–15 cm), teknik laparaskopi hanya memerlukan 2 hingga 3 sayatan kecil berukuran 0,5 hingga 1 cm. Melalui sayatan kecil tersebut, dokter spesialis memasukkan kamera khusus (laparaskop) dan instrumen bedah berukuran mikro untuk melakukan tindakan medis secara presisi di dalam rongga perut.

Dokter Spesialis Bedah RSI Sunan Kudus, dr. Anggoro Teguh Prasetya, M.Biomed, Sp.B, menyampaikan bahwa kehadiran teknologi laparaskopi ini merupakan langkah konkret rumah sakit dalam menghadirkan tindakan medis yang minim rasa sakit dan meminimalkan risiko komplikasi bagi pasien.

“Melalui metode laparaskopi, tingkat perdarahan selama prosedur operasi dapat diminimalisir secara signifikan. Karena sayatannya sangat kecil, rasa nyeri pasca operasi yang dirasakan pasien jauh lebih ringan, risiko infeksi luka operasi lebih rendah, dan masa rawat inap di rumah sakit menjadi jauh lebih singkat sehingga pasien dapat kembali beraktivitas normal lebih cepat,” jelas dr. Anggoro Teguh Prasetya, M.Biomed, Sp.B.

Menurutnya, layanan laparoskopi di RSI Sunan Kudus dapat digunakan untuk menangani sejumlah kasus bedah umum, sesuai dengan indikasi medis dan hasil pemeriksaan dokter. Beberapa di antaranya meliputi:

  • Pengangkatan kantung empedu (kolesistektomi laparoskopi).
  • Operasi usus buntu (apendektomi laparoskopi).
  • Perbaikan hernia (herniorafi laparoskopi).
  • Biopsi atau evaluasi terhadap keluhan nyeri perut kronis yang belum diketahui penyebabnya.

Penggunaan metode laparoskopi tetap memerlukan pemeriksaan dan penilaian medis terlebih dahulu. Dokter akan menentukan metode operasi yang paling sesuai berdasarkan kondisi serta kebutuhan masing-masing pasien.

Masyarakat yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut mengenai layanan bedah laparoskopi atau melakukan konsultasi dengan Dokter Spesialis Bedah RSI Sunan Kudus dapat menghubungi pusat informasi RSI Sunan Kudus melalui nomor 081-229-733-254. (*)