Uji Laboratorium Sampel Air Sungai Karangrandu Belum Keluar

oleh -869 kali dibaca

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Hingga Sabtu (19/8/2017) ini, hasil uji laboratorium terhadap sampel air yang diambil di Sungai Gede Desa Karangrandu belum juga keluar. Pengambilan sampel air ini sudah dilakukan pada Kamis (10/8/2017) lalu. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jepara Fathurrahman, Sabtu (19/8/2017) saat mendampingi Bupati Jepara meninjau langsung kondisi Sungai Karangrandu.

Menurut Fatkhur, sampel air yang diuji laboratorium, diambil di beberapa titik diantaranya tiga kilometer dari pabrik garmen (Jiale), bendungan Pecangaan, titik pabrik tahu tempe dan di Sungai Gede Karangrandu. “Nanti setelah hasil laboratorium keluar, kita akan memberikan rekomendasi kepada Pemkab Jepara, terkait langkah selanjutnya. Adapun pengambilan sampel air dilakukan di alur Sungai Pecangaan pada beberapa titik,” kata Fatkhur.

Fatkhur berharap hasil uji laboratorium ini akan keluar pada Senin (21/8/2017) mendatang. Dari laboratorium Cito menjanjikan akan ada hasilnya dalam rentang seminggu. Hal ini agar pihaknya bisa segera memberikan rekomendasi sehingga Pemkab bisa segera mengambil langkah pasti.

“Kami berharap Senin sudah ada hasilnya. Dengan begitu bisa diketahui dengan jelas penyebab menghitamnya Sungai itu. Jika sumber pencemar itu dari pabrik (garmen-red) kita akan komunikasikan dan dilakukan tindakan. Sementara kalau itu dari perajin tahu-tempe kita akan support berupa IPAL,” imbuhnya.

Fatkurrahman menyebut pihaknya sudah pernah memberikan bantuan IPAL pada perajin tahu-tempe. Hanya saja ketika produksi meningkat, upaya perajin untuk memelihara instalasi pengolahan air limbah bantuan pemkab Jepara dinilai kurang. “Perajin tahu tempe di situ sudah pernah kita bantu IPAL,” jelasnya. (ZA)

KOMENTAR SEDULUR ISK :