Undang Instruktur Jawa Tengah Federasi Panjat Tebing Kudus Latih Siswa Dan Guru

oleh

Kudus, isknews.com – Sejumlah siswa dan guru berpotensi gemar panjat tebing, diberikan pelatihan teknik panjat tebing oleh instruktur dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Provinsi Jawa Tengah di Gedung Pusat Belajar Guru (PBG) kelurahan Mlatinorowito Kudus.

“Pelatihan Panjat Tebing Berbasis Personal Training” yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari yakni Kamis – Jum’at (18 – 19 Juli 2019) digelar oleh FPTI Pengkab Kudus.

Praktik memanjat tebing selain teori dan pengenalan sejumlah siswa dan guru juga memparktekkan teknik panjat tebing dalam “Pelatihan Panjat Tebing Berbasis Personal Training” yang di gelar oleh Pengkab FPTI Kudus (Foto: YM)

Menurut ketua FPTI Kudus, Imam Santoso, kegiatan ini sebetulnya diperuntukkan pada jajaran UPT Pendidikan dari sembilan kecamatan dan di minta agar mengirimkan peserta mulai dari tingkat SD – SMA dan gru pendamping untuk ikut acara ini.

TRENDING :  Pelatihan dan Pembinaan Serta Orientasi Perangkat Desa Angkatan 2016 Kecamatan Winong Pati.

” Namun nampaknya UPT Pendidikan kurang merespon dengan baik, sehingga peserta hanya dari UPT Pendidikan kecamatan Gebog saja yang mengirimkan peserta,” kata dia.

Untuk itu kata Imam berencana pada tanggal 27 Juli nanti akan melakukan sosialisasi kembali ke UPT Pendidikan dan juga kepada anggota Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan juga mengundang ketua KONI Kudus untuk hadir membantu menyosialisasikan tentang hal ini.

Diharapkannya, dengan adanya kegiatan ini mereka akan memperoleh gambaran dini tentang panjat tebung.

TRENDING :  Porkab Kudus Cabang Bola Voli Pantai Bersama Memasuki Babak Semi Final

“Karena regenerasi atlet sangat penting sehingga perlu disiapkan atlet sejak usia dini. Apalagi kata Imam, atlet – atlet panjat tebing Kudus dalam Kejurprov di Banyumas beberapa waktu lalu mampu meraih 4 emas 2 perak dan 1 perunggu,” jelas dia.

Pihaknya juga berencana akan memasang boarder (semacam papan dengan bilah bilah pin panjatan portabel-red) berukuran mini yang bisa dipasang ditiap kecamatan.

Menurutnya, yang terpenting anak – anak  suka panjat tebing terlebih dahulu. Selain itu sambil jalan juga akan membenahi media panjat tebing yang ada di Sport Center karena kurang memadai.

TRENDING :  Pop Makara Tantang Persirangga, Bokama Siap Ladeni Persilo

Sementara itu instruktur dari FPTI Jawa Tengah Tri Gunarso, menyampaikan dalam arahannya dirinya menggunakan papan boarder berukuran 2,5 m dengan memberikan nomor-nomor urut pada pin sebagai sarana praktek latihannya.

“Kami menjelaskan materi tentang poin-poin penting yang perlu diketahui oleh para pemanjat tebing pemula dan melatih kreativitas anak apabila terdapat urutan nomor pin yang jaraknya jauh. Sehingga anak berfikir akan kemana serta memperagakan teknik memanjat sesuai urutan nomor pin,” tutur dia. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :