Warga Ngembal Rejo ini Gelar Karnaval Pakai Kostum Daur Ulang Sampah

oleh
Warga Ngembal Rejo ini Gelar Karnaval Pakai Kostum Daur Ulang Sampah
Foto: Ekspresi sejumlah warga saat karnaval pakai kostum daur ulang sampah. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Warga RW 04 Desa Ngembal Rejo Kecamatan Bae Kabupaten Kudus menggelar puncak peringatan Kemerdekaan RI ke 73 dengan rangkaian acara yang unik Minggu (26/8/2018) pagi.

Semua warga melakukan jalan sehat dan karnaval mini dengan tema kostum daur ulang sampah. “Kami mengangkat tema ini karena ingin sekalian memberikan edukasi kepada warga untuk memanfaatkan sampah menjadi barang yg berguna atau barang seni yg menarik sehingga tidak menjadi masalah lagi,” kata Amalia salah satu panitia kegiatan.

Acara diikuti oleh RT 01 sampai RT 08 beserta yayasan Darul Ulum. “Jalan sehat sekaligus karnaval mini ini dilombakan, agar warga lebih termotivasi untuk mengikuti dan membuat kostum daur ulang semenarik mungkin,” ujar ketua panitia Pandu Wicaksono. Juri dari lomba ini dari Dinas PKPLH yang diwakilkan oleh Indriatmoko dan praktisi dari Paguyuban Bank Sampah Cindy.

TRENDING :  Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Berbagi Tips Mencegah Resiko Penyakit Tidak Menular
TRENDING :  Gagas Kampung ASI, Desa Jati Kulon Dinilai Layak Jadi Inspirasi Nasional

Sementara itu, Umar Chotob selaku ketua Dulbahlim sekaligus Kepala dusun Ngembal Rejo menceritakan, Munculnya tema daur ulang ini berawal dari kegiatan rutin warga RT 02 dengan programnya KRETA PELANGI (Kreasi Tangan Peduli Lingkungan Anak Negeri) yang di gagas oleh Amalia Zulfana dan Faesal Adam (suami istri) serta program rutin dari kampung Proklim Dulbahlim. Dari program-program lingkungan ini warga RW 04 sepakat tema yang diusung dalam gebyar peringatan Kemerdekaan RI tahun ini adalah kreasi daur ulang.

TRENDING :  Lahan Bambu di Batursari Diamuk Si Jago Merah

“Saya ingin program Dulbahlim dan kreta pelangi ini bisa membuat perubaham baik di lingkungan, apalagi dari Dulbahlim sudah mendapat penghargaan dari pemerintah jadi tinggal menyebarluaskan program positif kni salah satu caranya ya seperti menerapkan di acara semacam ini,” harapnya. (AJ/WH).

KOMENTAR SEDULUR ISK :