Warga Prawoto Larut dalam Lagu Iwan Fals di Malam HUT ke-81 RI

oleh -377 Dilihat
Ratusan warga memenuhi halaman Balai Desa Prawoto untuk menikmati penampilan Band Obat Awet Muda (OAM), Senin malam (17/8/2026). (Foto: Melandy)

PATI, ISKNEWS.COM – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, berlangsung meriah. Ratusan warga memenuhi halaman Balai Desa Prawoto untuk menikmati penampilan Band Obat Awet Muda (OAM), Senin malam (17/8/2026).

Tak seperti pertunjukan musik pada umumnya, OAM memilih menghadirkan lagu-lagu karya Iwan Fals yang dikenal dekat dengan kehidupan masyarakat. Sejumlah lagu seperti Bongkar, Bento dan Pesawat Tempur membuat penonton spontan ikut bernyanyi.

Dari depan panggung, suara penonton terdengar bersahut-sahutan dengan vokal penyanyi. Suasana yang semula menjadi hiburan malam kemerdekaan pun berubah menjadi momen kebersamaan warga.

Pilihan lagu tersebut juga membawa warna tersendiri dalam perayaan HUT RI. Pesan sosial, kritik kehidupan dan semangat kebangsaan yang terkandung dalam karya-karya Iwan Fals seolah kembali mengingatkan warga pada makna kemerdekaan.

Kemeriahan semakin terasa ketika Kepala Desa Prawoto Ahmad Hyro Fachrus bersama sejumlah warga ikut naik ke panggung. Tanpa persiapan khusus, mereka bergantian bernyanyi bersama Band OAM.

Aksi tersebut langsung disambut tepuk tangan dan sorakan penonton. Sebagian warga bahkan mengangkat telepon genggam untuk merekam momen ketika pejabat desa dan masyarakat tampil bersama di atas panggung.

Kepala Desa Prawoto Ahmad Hyro Fachrus mengatakan, kegiatan semarak kemerdekaan di desanya memang selalu dirancang dengan melibatkan masyarakat.

Menurutnya, rangkaian HUT RI tidak hanya diisi dengan hiburan musik, tetapi juga berbagai kegiatan lain seperti turnamen olahraga, pentas seni budaya hingga kirab dan karnaval.

“Setiap HUT RI, Desa Prawoto melaksanakan beberapa kegiatan, mulai dari turnamen olahraga, baik voli, tenis meja, kemudian pentas seni budaya dan kirab karnaval,” kata Hyro.

Ia menambahkan, pemerintah desa berupaya mengikuti aspirasi warga dalam menentukan kegiatan maupun hiburan yang digelar selama perayaan kemerdekaan.

“Kita memberikan suguhan kepada masyarakat. Apa yang menjadi usulan hiburan dari masyarakat, insyaAllah akan kita berikan,” ujarnya.

Termasuk keputusan menghadirkan Band OAM, kata Hyro, juga berasal dari keinginan masyarakat. Banyak warga Prawoto disebut memiliki ketertarikan terhadap lagu-lagu Iwan Fals.

“Banyak warga yang memang penggemar Iwan Fals, sehingga kita hadirkan di acara HUT RI ini. Tujuannya menjadi ajang silaturahmi masyarakat, bersama-sama bernyanyi dan bahagia,” jelasnya.

Hyro menilai, lagu-lagu Iwan Fals juga memiliki karakter yang sesuai dengan semangat peringatan kemerdekaan karena banyak mengangkat persoalan sosial dan kehidupan masyarakat.

“Lagu-lagu Iwan Fals itu memang ada nasionalisme, ada kritikan juga kepada pemerintah maupun masyarakat,” pungkasnya.

Malam itu, halaman Balai Desa Prawoto bukan hanya menjadi tempat pertunjukan musik. Di tengah lantunan lagu dan nyanyian warga, panggung tersebut berubah menjadi ruang perjumpaan yang mempertemukan masyarakat untuk merayakan kemerdekaan dengan cara yang sederhana, meriah dan penuh kebersamaan.