Kudus, isknews.com – Terhitung mulai pagi ini, Wakil Bupati Kudus HM Hartopo telah ditetapkan sebagai Pelaksana Tugas Bupati Kudus. Ditetapkannya Hartopo sebagai pejabat bupati sementara itu diumumkan oleh Gubernur Jawa Tengah yang hadir di Kudus semalam.
Mempertimbangkan suasana kekosongan pemerintahan di Kabupaten Kudus paska ditetapkannya Bupati Kudus HM Tamzil sebagai tersangka dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan suap pengisian jabatan eselon dua Ganjar Pranowo semalam hadir di Kudus,
Minggu (29/07/2019)
Di Kudus orang nomor satu di Jawa Tengah itu langsung menemui wakil bupati Hartopo dan segera menggelar rapat koordinasi bersama Wakil Bupati Kudus, Sekda Kudus dan sejumlah Kepala OPD, di ruang Command Center Diskominfo Kudus.

Dalam kesempatan tersebut, hampir selama 45 menit orang nomor satu di Jawa Tengah itu melakukan pembinaan kepada mereka agar bisa mengambil pelajaran dari kejadian yang menimpa Bupati Kudus.
“Saya sampaikan kepada Wakil Bupati, Sekda dan para Kepala OPD layanan tidak boleh berhenti. Mulai besuk Wakil Bupati Kudus, HM Hartopo diangkat sebagai Pelaksana Tugas (Plt),” katanya.
Diungkapkannya, surat keputusan penunjukan Hartopo sebagai Plt. Bupati Kudus telah ditandatanganinya malam ini. Dengan ada kepemimpinan baru, Ganjar meminta mulai besuk harus terjadi perubahan besar disegala lini Pemerintahan di Kabupaten Kudus.
“Istilah saya harus ada Kudus baru. Semua sistem baru, semua lebih transparan, kejadian yang ada untuk pembelajaran semuanya,” ujarnya.
Dia juga mengatakan, bahwa dirinya telah meminta langsung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) di Pemkab Kudus.
Selain itu, Ganjar menjelaskan nantinya akan ada satu orang KPK yang bertugas makukan pengawasan di Kudus.
“Nanti akan kita rombak seluruh sistem yang menjadi bolongan-bolongan atau celah untuk tindak penyalahgunaan kewenangan,” pungkasnya. (YM/YM)







