Pembukaan Pelatihan BLK Kudus

oleh
Foto: Pembukaan pelatihan di BLK Kudus, Senin (09-04-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Untuk mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Kudus, Balai Latihan Kerja (BLK) pada Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan UKM Kudus kembali melaksanakan pelatihan.

Senin (09-04-2018), bertempat di Aula UPTD BLK Kudus dilaksanakan pembukaan pelatihan berbasis kompetensi, yang merupakan bagian dari Progam Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja dan Produktivitas.

Pada kegiatan tersebut Sekertaris Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan UKM Kudus, Sajad, menerangkan jika pelatihan kali ini sedikit berbeda. Pelatihan yang diikuti oleh 128 peserta ini didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

TRENDING :  Buktikan Hasil Akhir Bagus, Direktur Dan Anggota Dewan Berkumur dengan Air IPAL RSUD
Foto: Pembukaan pelatihan di BLK Kudus, Senin (09-04-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Pelatihan kali ini terdiri dari delapan kejuruan yakni Operator Basic Office, Juru Las SMAW 3G level II, Proses Hasil Pertanian atau Tata Boga, Kecantikan Kulit dan Rambut, Mekanik Junior Sepeda Motor, Mekanik Junior Mobil, Operator Menjahit Pakaian Dasar dan Design Grafis.

Dalam sambutannya Sajad berpesan kepada seluruh peserta untuk serius, disiplin dan berperan aktif dalam mengikuti proses pelatihan. “Pelatihan ini merupakan wujud nyata upaya pemerintah dalam mengurangi pengangguran. Dengan pelatihan ini peserta akan diedukasi dan diberi bekal kompetensi keahlian sesuai dengan bidangnya masing-masing,” katanya

TRENDING :  Apel HSN ke-5, Sekda Kudus Sam'ani Ajak Santri Jadi Pelopor Toleransi dan Perdamaian

Imbuh Sajad, “Setelah memperoleh bekal keahlian. Diharapkan peserta menggunakan bekal tersebut untuk mendapatkan pekerjaan maupun berwirausaha. Sehingga jangan sia-siakan kesempatan yang telah diberikan.”

Foto: Pembukaan pelatihan di BLK Kudus, Senin (09-04-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Ditemui di tempat yang sama Ketua UPTD BLK, Anggun Nugroho, mengungkapkan jika pada pelatihan ini pesertanya tidak hanya berasal dari lokal Kudus. Namun ada satu peserta dari Kota Pati. Dijelaskanya, karena dana pelatihan tersebut berasal dari APBN maka pihak BLK membuka pintu selebar-lebarnya kepada masyarakat di luar Kota Kudus untuk turut bergabung.

TRENDING :  Kepala Daerah Harus Bertanggung Jawab Penggunaan DBHCHT

“Meskipun demikian, kami tetap memprioritaskan pelatihan ini untuk masyarakat lokal Kudus. Untuk peserta pelatihan ini, telah kami nyatakan lulus seleksi tertulis dan interview,” ungkap Anggun.

Dengan adanya proses seleksi dan interview tersebut, diharapkan mampu menjaring peserta yang memiliki motivasi tinggi dan antusias dalam mengikuti pelatihan. Sehingga tujuan pemerintah untuk menuntaskan pengangguran dapat terealisasi dengan baik.

KOMENTAR SEDULUR ISK :