16 PDP Covid 19 di Kudus, 12 Belum Dilakukan Tes Swab VTM Habis, 7 PDP Sebelumnya Negatif

oleh

Kudus, isknews.com – Juru Bicara Gugus Tugas penanggulangan Covid 19 dr Andini Aridewi mengatakan, data terakhir hingga pukul 8.30 pagi, jumlah orang dalam pantauan (ODP) adalah sebanyak 97, ada didalam wilayah sebanyak 60, luar wilayah 37.

Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) yang saat ini dirawat sebanyak 16. Terdiri dari 10 pasien dari dalam wilayah dan 6 dari luar wilayah.

Andini yang ditemui sejumlah awak media di kantor DKK Kudus mengatakan, untuk dalam wilayah, 4 pasien PDP masih dirawat di RSUD Dr loekmono Hadi, 2 di rumah sakit Aisyiyah Kudus 3 di Rumah Sakit Mardi Rahayu serta 1 di Rumah Sakit Islam Sunan Kudus.

TRENDING :  Kapolres Kudus Bekali Wartawan Peliput Corona Dengan First Aid Kit Covid-19
Ilustrasi petugas laboratorium (Foto: istimewa)

“Iini karena pemerintah Kabupaten Kudus sudah melibatkan tidak hanya Rumah Sakit rujukan lini 1 dan 2 tetapi kini juga sudah ada rujukan di lini 3,” katanya, Selasa (24/03/2020).

Kemudian  PDP luar wilayah ada 6 pasien yang berasal dari Kabupaten di sekitar Kudus, Jepara, Demak dan Grobogan.

“3 Pasien PDP dirawat di RSUD loekmono, 2 PDP di Mardi Rahayu dan 1 di Rumah Sakit Islam Sunan Kudus,” ujarnya.

Dalam upaya pencegahan Covid 19 di Kudus ini pihaknya tetap menberlakukan prosedur-prosedur yang seharusnya sesuai protap di pelayanan rumah sakit.  

TRENDING :  Jubir Gugus Tugas Umumkan 2 PDP Dirawat di Kudus Positif Covid-19, Sebelumnya Merupakan OTG

Disinggung mengenai adanya pasien meninggal lagi setelah pasien asal Jepara kemarin, Andini mengatakan hingga saat ini notifikasi yang dia terima tak menyebutkan adanya data kematian baru.

“Sampai saat ini belum ada laporan kematian yang lain,” katanya.

Sementara itu, Dari 16 PDP yang sudah diswab, masih ada 12 pasien PDP yang hingga kini belum di swab akibat keterbatasan Virus Transport Medium (VTM) yang memang sudah habis hingga tadi malam

“Kami masih menunggu kiriman VTM dari kemenkes Jakarta, karena kami dalam penegakan diagnosis masih berpedoman pada VTM, untuk covid ini memang VTM diropping dari kementerian kesehatan,” terang Andini.

TRENDING :  Germas Digalakkan Di Bumi Mina Tani

Seperti diketahui, Positif atau tidaknya pasien hanya bisa diketahui saat menjalani tes swab. Tes swab adalah proses pengambilan sampel lendir dari bagian belakang hidung untuk mengambil spesimen virus.

Setelah itu akan dilakukan pengujian di laboratorium baik dengan menggunakan metode PCR atau genome sequencing untuk mengetahui ada tidaknya virus di dalam sampel tes swab.

Hingga kini dari puluhan jumlah PDP di Kudus, 7 orang sudah dinyatakan sehat dan negative Corona.

“Mereka sudah diperbolehkan pulang,” tandas Andini. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :