16 Tahun Mangkrak, Sub Terminal Kalirejo Diminta Kembali Oleh Pemdes

oleh

Kudus, isknews.com – Setelah 16 tahun dibiarkan mangkrak dan tak digunakan untuk aktifitas apapun, Terminal Kalirejo di Desa Kalirejo Kecamatan Undaan yang disewa oleh Dishub pada saat itu diupayakan akan diminta kembali oleh Pemerintah Desa.

Pemdes Kalirejo menyatakan siap memanfaatkan area sub-terminal di belakang pasar desa seluas 4.200 meter per segi (m2) karena sudah tidak pernah ada lagi aktivitas keluar masuk kendaraan penumpang yang biasa melayani rute Kota Kudus tujuan Kalirejo dan Lambangan (Undaan), serta Purwodadi (Grobogan) atau sebaliknya.

Kepala Desa Kalirejo Agus Haryanto mengatakan, pihaknya bersama Pemerintah Kecamatan Undaan, Bagian Aset Pemkab Kudus dan Dishub pernah menggelar pertemuan akhir Desember 2018. Intinya, tanah bondo desa yang disewa untuk sub-terminal Desa Kalirejo diminta kembali oleh desa.

16 tahun mangkrak, sub terminal Kalirejo di Undaan kini jadi tempat timbunan sampah (Foto: YM)

“Saat itu Dishub setuju, tetapi hingga kini tidak ada realisasinya,” ujarnya melalui Sekretaris Desa Kalirejo Faiq Maulana, Selasa (21/01/2019).

TRENDING :  TNI Berbaur dengan Rakyat

Kondisi sub-terminal sekarang ini terlihat kumuh. Di sebelah selatan area sub-terminal yang masih satu blok dengan luasan sama sekitar 4.200 m2, digunakan untuk pembuangan sampah secara liar hingga menumpuk dan mengeluarkan bau tak sedap.

Setiap pagi hingga siang sub-terminal sering digunakan parkir mobil dan sepeda motor pengunjung pasar, serta tempat bongkar muat barang milik pedagang. Sedang malam hari sering digunakan untuk hal- hal berbau mesum.

“Daripada mangkrak dan tidak dapat dikelola dengan baik, kami akan minta kembali aset desa itu untuk kepentingan yang lebih bermanfaat,”
ungkapnya.

Tanah milik desa yang digunakan sub-terminal atau tempat transit kendaraan penumpang, disewa Dishub sejak tahun 2003. Biaya sewa pertama Rp 9 juta per tahun, dan terakhir naik menjadi Rp 12 juta per tahun. Pihak desa memberikan perpanjangan sewa hingga Juni 2020.

TRENDING :  Komisi C Sidak Praktik Galian C Diduga Ilegal di Desa Soco Dawe

Camat Undaan Kudus Rifai Nawawi sepakat dengan pihak desa untuk meminta kembali tanah  yang disewa Dishub untuk sub-terminal, tetapi tidak dimanfaatkan.

“Lebih baik area itu digunakan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, kegiatan karang taruna, ruang pamer UMKM, serta sebagai pusat kuliner dan kegiatan lainnya,” ujarnya beberapa saat lalu.

Kepala Dishub Kudus Abdul Halil mengaku belum melepas tanah sewa untuk Sub-terminal Desa Kalirejo karena belum mendapat lokasi pengganti.

Sub-terminal belum berfungsi karena tidak adanya akses masuk yang lancar dari jalan raya menuju lokasi. Rencana awal, pemerintah membangun jalan penghubung dari jalan desa selatan pasar hingga sub-terminal sepanjang sekitar 200 meter.

TRENDING :  Wilayah Terdampak Kekeringan Meluas

“Untuk masuk melalui jalan di utara pasar tidak memungkinkan, selain padat juga mengganggu pengunjung pasar,” terangnya.

Sementara Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Kudus, Eko Djumartono tidak mempersoalkan pihak Desa Kalirejo yang meminta kembali tanah yang disewa Dishub untuk sub-terminal.

“Daripada dibiarkan mangkrak, akan lebih baik jika dimanfaatkan untuk kepentingan desa. Sebab pengeluaran biaya sewa menjadi tidak efektif jika area itu dibiarkan mangkrak,” ungkap Eko.

Hanya saja pihaknya tetap menunggu keputusan Dishub, apakah area sub-terminal akan dilepas kembali ke desa atau dipertahankan. Sebab di atas lahan itu telah berdiri sejumlah aset daerah yang dibangun oleh Dishub.

“Kami dapat menghapus aset dan menghibahkan ke desa setelah ada penyerahan dari Dishub,” katanya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :