Kudus, isknews.com – Pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) jenjang Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Kudus dipastikan siap digelar pada 20–30 April 2026. Sebanyak 420 SD negeri dan swasta telah menuntaskan berbagai persiapan, termasuk pemenuhan sarana dan prasarana penunjang ujian.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Anggun Nugroho, mengatakan kesiapan sarpras di seluruh sekolah relatif aman dan tidak ditemukan kendala berarti menjelang pelaksanaan tes.
“Untuk sarpras relatif aman. Sekolah mengoptimalkan fasilitas yang ada, seperti laptop milik sekolah. Jika kurang, biasanya meminjam dari guru atau sumber lain,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (7/4).
Menurutnya, hingga kini belum ada laporan dari sekolah terkait kekurangan perangkat maupun hambatan teknis lain. Hal tersebut menandakan kesiapan teknis pelaksanaan TKA SD di Kudus sudah cukup matang.
Pelaksanaan TKA nantinya akan digelar di masing-masing satuan pendidikan guna memudahkan koordinasi sekaligus menyesuaikan kondisi tiap sekolah.
Sebagai bagian dari persiapan akademik siswa, Disdikpora bersama sekolah telah melaksanakan tiga kali try out. Satu sesi uji coba tambahan masih direncanakan sebelum hari pelaksanaan.
Namun demikian, Disdikpora menegaskan pelaksanaan try out tambahan akan mempertimbangkan kondisi psikologis siswa agar tidak menimbulkan tekanan berlebihan.
“Rencana masih ada satu kali try out lagi sebelum pelaksanaan. Tapi kami juga melihat kondisi siswa, jangan sampai malah menambah beban psikologis,” jelasnya.
Anggun menekankan bahwa TKA bukan merupakan penentu kelulusan siswa, melainkan instrumen untuk mengukur capaian akademik peserta didik selama menempuh pendidikan dasar.
Karena itu, ia berharap pelaksanaan tes dapat berlangsung optimal sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan akademik siswa.
Sebelumnya, pelaksanaan TKA jenjang SMP di Kabupaten Kudus telah digelar lebih dulu dan berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Sebanyak 7.795 siswa SMP mengikuti tes perdana tersebut pada Senin (6/4).
Berkaca dari pengalaman itu, Disdikpora optimistis pelaksanaan TKA SD akan berjalan serupa dengan dukungan koordinasi intensif bersama kepala sekolah dan guru.
“Yang penting pelaksanaan bisa berjalan lancar dan anak-anak tetap nyaman,” pungkasnya. (YM/YM)











