9 Pengurus DPAC FKDT se-Kudus Resmi Dilantik, Sam’ani Tekankan Pentingnya Pendidikan Berbasis Akhlak

oleh -728 Dilihat
Pelantikan 9 Pengurus DPAC FKDT se-Kabupaten Kudus periode 2025–2030 menjadi langkah penting dalam memperkuat pendidikan diniyah hingga tingkat kecamatan. (Foto: Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Sebanyak sembilan pengurus Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) se-Kabupaten Kudus periode 2025–2030 resmi dilantik di Gedung Jam’iyyatul Hujjaj Kudus (JHK), Selasa (2/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menegaskan bahwa pendidikan yang berlandaskan akhlak dan nilai-nilai keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang berkualitas.

Pelantikan pengurus FKDT tingkat kecamatan itu menjadi momentum untuk memperkuat keberadaan madrasah diniyah sebagai lembaga pendidikan yang berkontribusi dalam pembinaan karakter dan moral peserta didik di tengah perkembangan zaman.

Sam’ani Intakoris menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus yang baru menerima amanah. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan mampu mengembangkan pendidikan diniyah di wilayah masing-masing.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan sumber daya manusia tidak hanya ditentukan oleh pencapaian akademik, tetapi juga harus didukung oleh pembentukan karakter yang kuat melalui pendidikan keagamaan.

“Pengurus yang baru harus mampu menjadi penggerak dalam pengembangan pendidikan diniyah. Kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlakul karimah dan nilai-nilai keislaman yang kuat,” ujarnya.

Selain menyoroti pentingnya pendidikan berbasis akhlak, Sam’ani juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kudus dalam mendukung kesejahteraan para tenaga pendidik di lingkungan madrasah diniyah.

Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui program Tunjangan Kesejahteraan Guru Swasta (TKGS) yang selama ini diberikan kepada para guru madrasah. Menurutnya, kesejahteraan guru menjadi faktor penting untuk menunjang kualitas pendidikan.

“Kami terus berupaya memberikan perhatian kepada para guru madrasah diniyah. Dengan adanya dukungan kesejahteraan, diharapkan mereka dapat lebih optimal dalam mendidik dan membimbing para santri,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kudus, Shony Wardana, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Kudus yang secara konsisten memberikan perhatian kepada guru madrasah diniyah melalui program TKGS.

Ia menyebut saat ini sebanyak 2.077 guru madrasah diniyah di Kabupaten Kudus menerima bantuan kesejahteraan tersebut setiap bulan. Menurutnya, kebijakan itu menjadi bentuk dukungan nyata terhadap keberlangsungan pendidikan keagamaan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada guru madrasah diniyah. Dukungan ini sangat berarti dan menjadi motivasi bagi para ustaz maupun ustazah dalam menjalankan pengabdiannya,” ungkapnya.

Shony juga berharap para pendidik di madrasah diniyah terus menjaga semangat dalam memberikan pendidikan keagamaan yang berkualitas agar mampu melahirkan santri yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kudus turut disampaikan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) FKDT, Lukman Hakim. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan FKDT menjadi modal penting dalam memperkuat eksistensi madrasah diniyah di tengah masyarakat.

Menurutnya, para guru madrasah diniyah memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang religius, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan di masa mendatang.

“Kami berharap sinergi yang sudah terjalin baik ini dapat terus ditingkatkan. Pendidikan diniyah memiliki kontribusi besar dalam membangun generasi yang berkarakter dan berlandaskan nilai-nilai agama,” tuturnya.

Di sisi lain, Ketua Panitia Pelantikan, KH Ahmad Halim, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan juga menjadi bentuk penguatan legalitas organisasi FKDT di tingkat kecamatan.

Ia berharap seluruh pengurus yang baru dilantik dapat menjaga kekompakan dan memperkuat koordinasi dalam menjalankan berbagai program pengembangan madrasah diniyah.

“Pelantikan ini menjadi awal bagi pengurus untuk bekerja lebih maksimal. Kami berharap FKDT di setiap kecamatan semakin aktif dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan diniyah di Kabupaten Kudus,” jelasnya.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru di sembilan kecamatan, FKDT Kabupaten Kudus diharapkan semakin kuat dalam menjalankan pembinaan, meningkatkan mutu pendidikan diniyah, serta memperluas sinergi dengan berbagai pihak demi mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan berdaya saing. (AS/YM)