Pancasila sebagai Fondasi Bangsa, Pj Bupati Kudus Tekankan Pentingnya Bela Negara

oleh -107 Dilihat
Foto: Penjabat (Pj) Bupati Kudus, M. Hasan Chabibie. (Dok.Pemkab Kudus)

Kudus, isknews.com – Pancasila merupakan fondasi utama ideologi bangsa yang wajib dijaga, dikembangkan, dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Penjabat (Pj) Bupati Kudus, M. Hasan Chabibie, menekankan hal ini saat menghadiri kegiatan Pendidikan Politik Bagi Masyarakat dengan tema ‘Mengokohkan Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara’, yang digelar di Pendapa Kabupaten Kudus pada Jumat (6/9/2024) sore.

Dalam sambutannya, Hasan Chabibie menjelaskan bahwa Pancasila menjadi pedoman utama dalam berbagai aspek kehidupan, baik di bidang pemerintahan, politik, maupun sosial kemasyarakatan. Menurutnya, pendidikan politik harus mampu menumbuhkan jiwa patriotisme dan nasionalisme, sehingga masyarakat tidak hanya mencintai tanah air, tetapi juga siap berkontribusi dalam menjaga nilai-nilai Pancasila dari ancaman ideologi yang bertentangan dengan dasar negara.

Lebih lanjut, Pj Bupati juga mengingatkan bahwa masyarakat Kudus akan segera memasuki tahapan Pilkada 2024. Ia mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana Pilkada yang aman, damai, dan kondusif, serta menghindari provokasi, berita hoax, dan kampanye hitam yang dapat merusak persatuan.

“Selain menerapkan nilai-nilai Pancasila, sikap bela negara juga sangat penting untuk terus ditanamkan. Ini akan memperkuat rasa persatuan dan nasionalisme di masyarakat, sehingga Indonesia mampu bertahan dari pengaruh asing,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hasan Chabibie juga menyinggung perjuangan yang sedang ia lakukan untuk mendorong penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada KH Raden Asnawi, ulama kharismatik asal Kudus. Ia menjelaskan bahwa proses pengusulan telah berjalan dan berbagai tahapan sudah ditempuh sebagai bagian dari ikhtiar untuk merealisasikan gelar tersebut.

Acara ini turut dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda Kudus, Sekretaris Daerah Kudus Revlisianto Subekti, Deputi VI/Kesbang Menko Polhukam RI Dr. Djanedjri M. Gaffar yang bertindak sebagai narasumber, kepala OPD, camat, Ketua FKUB Kudus Prof. Dr. Ihsan, serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat setempat. (AS/YM)