Pendopo Kudus Penuh Karangan Bunga, Simbol Persatuan dan Ajakan Menolak Provokasi

oleh -280 Dilihat
Suasana Pendopo Kudus dipenuhi karangan bunga dari berbagai elemen masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap “Kudus Damai”. (Foto: Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Pendopo Kabupaten Kudus tampak semarak dengan puluhan karangan bunga yang berjajar memenuhi pagar depan kompleks, Kamis (4/9/2025). Karangan bunga tersebut tidak sekadar hiasan, melainkan simbol persatuan dan bentuk ajakan masyarakat untuk menjaga Kudus tetap aman, damai, serta menolak segala bentuk provokasi.

Rangkaian karangan bunga datang dari berbagai elemen, mulai dari pengusaha, tokoh masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan. Masing-masing membawa pesan apresiasi atas terciptanya “Kudus Damai” tanpa aksi anarki, berbeda dengan kondisi di sejumlah daerah lain.

“Karangan bunga yang terus berdatangan ini menjadi bukti bahwa warga Kabupaten Kudus lebih cinta damai,” ujar Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, didampingi Wakil Bupati Bellinda Putri.

Sam’ani menegaskan, masyarakat tidak ingin situasi kondusif di Kudus ternodai aksi-aksi yang memicu keresahan. Ia pun membuka ruang dialog bagi siapapun yang hendak menyampaikan aspirasi. “Silakan ajukan audiensi, nanti kami atur jadwalnya. Semua akan kami layani dengan santun,” tegasnya.

Selain itu, Pemkab Kudus juga mempersilakan masyarakat memanfaatkan pendopo sebagai tempat kegiatan, sepanjang terjadwal dan tidak berbenturan dengan agenda resmi.

Pesan yang tertulis di karangan bunga pun senada: menjaga perdamaian, menghindari provokasi, serta memperkuat persatuan. Dukungan itu menunjukkan komitmen masyarakat untuk tetap mengedepankan jalur dialog dan kebersamaan demi Kudus yang aman dan harmonis. (AS/YM)