KUDUS, ISKNEWS.COM – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI dan HUT Kodam IV/Diponegoro 2026 di Kabupaten Kudus diisi dengan kegiatan olahraga melalui event endurance. Kegiatan yang digelar Kodim 0722/Kudus tersebut melibatkan peserta dari kalangan pelajar hingga jurnalis.
Event tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana untuk mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, mengisi waktu dengan aktivitas yang sehat dan positif.
Puluhan tim dari berbagai kalangan turut ambil bagian dalam perlombaan. Peserta terdiri dari 25 tim SMA/SMK, 16 tim SMP, serta empat tim yang berasal dari kalangan jurnalis.
Dandim 0722/Kudus Letkol Arh Allan Andriasie mengatakan, kegiatan tersebut memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar memeriahkan momentum HUT TNI.
Menurutnya, event endurance menjadi salah satu bentuk pembinaan generasi muda sekaligus sarana memperkenalkan potensi olahraga sebagai bagian dari pengembangan sport tourism di Kabupaten Kudus.
“Event endurance ini selain untuk memeriahkan peringatan HUT TNI, juga menjadi bagian dari upaya pembinaan terhadap generasi muda agar mereka mempersiapkan visi dan kekuatan dalam hal mempertahankan negara,” ujar Allan.
Dalam perlombaan tersebut, peserta dituntut menyelesaikan sejumlah tantangan secara berurutan. Kompetisi diawali dengan lari sejauh tiga kilometer, kemudian peserta melanjutkan perjalanan menggunakan sepeda sepanjang lima kilometer.
Setelah itu, peserta harus menuntaskan lari dengan membawa beban sejauh 300 meter sebelum menyelesaikan tahapan terakhir berupa tantangan menembak menggunakan airsoft gun.
Allan menjelaskan, rangkaian tantangan tersebut sengaja dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda bagi peserta. Selain mengandalkan kekuatan fisik, perlombaan juga menjadi kesempatan untuk membangun kebersamaan antarpeserta.
“Kita memilih cabang ini karena ingin menghadirkan sesuatu yang baru. Dengan adanya cabang olahraga seperti ini, kita ingin membangun keguyuban masyarakat, terutama generasi muda, sehingga mereka memiliki kegiatan yang berbeda dan bisa menjadi kenangan bagi mereka,” katanya.
Pelaksanaan perdana event tersebut mendapat sambutan cukup baik. Antusiasme tidak hanya terlihat dari para peserta yang berlomba, tetapi juga dari tim pendukung dan masyarakat yang datang untuk menyaksikan jalannya pertandingan.
“Melihat antusiasme peserta, kita cukup optimistis. Tadi banyak sekali yang datang, baik dari tim masing-masing, pendukung, maupun penonton,” ungkap Allan.
Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya dengan cakupan peserta yang lebih luas. Format dan jenis tantangan dalam perlombaan juga diharapkan dapat terus dikembangkan.
“Ke depan, kita berharap jumlah peserta bisa lebih banyak lagi. Cabang olahraga yang dipertandingkan juga bisa dikembangkan menjadi lebih kompetitif,” jelasnya.
Selain menjadi ajang perlombaan, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pilihan aktivitas yang sehat bagi para pelajar. Allan mendorong generasi muda agar mengisi waktu luang dengan kegiatan olahraga dan aktivitas produktif.
Menurutnya, olahraga lari dan bersepeda dapat menjadi pilihan kegiatan yang mudah dilakukan. Sementara itu, keberadaan wadah olahraga menembak juga dapat dimanfaatkan oleh pelajar yang memiliki ketertarikan di bidang tersebut.
“Di sini ada Inasoc dan Perbakin. Saya berharap para pelajar bisa menghabiskan waktu luangnya untuk kegiatan-kegiatan yang lebih positif,” pungkasnya. (AS/YM)






