Waspada! Peredaran Narkoba Sasar Anak Sekolah

oleh -756 Dilihat
oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono mengatakan, masyarakat perlu meningkatkan pengawasan terhadap anaknya karena peredaran narkoba saat ini menyasar anak sekolah. Hal itu disampaikannya usai mengisi kuliah umum di Universitas Muria Kudus, Jumat (15/09/2017).

Disampaikannya, kasus terakhir yang menggegerkan adalah penyalahgunaan obat Paracetamol, Caffeine, Carisoprodol (PCC) di Kendari belum lama ini. Puluhan anak dilarikan ke rumah sakit dan satu di antaranya meninggal dunia.

Parasetamol berfungsi menghilangkan rasa sakit, caffeine untuk stimulant saraf dan carisoprodol berfungsi sebagai relaksan otot. Di Indonesia sejak 2013 yang lalu obat yang mengandung carisoprodol ditarik izin edarnya. Penarikan itu dikarenakan banyak disalahgunakan untuk penenang hingga obat kuat.

Belajar dari kejadian itu, Condro mengingatkan para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anaknya. Mengingat kejadian di Kendari dilakukan oknum yang tidak bertanggungjawab.

Dia mengatakan, peredaran narkoba dan penyalahgunaan obat saat ini menyasar semua elemen mulai dari orang tua hingga anak. ”Termasuk mahasiswa juga menjadi sasaran, jadi jangan pernah coba-coba dengan narkoba,” pesannya kepada mahasiswa UMK saat kuliah umum.

Di Jawa Tengah, lanjutnya, pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak mencegah peredaran narkoba. Namun, menurutnya ada yang lebih gawat lagi di Jateng daripada narkoba dan penyalahgunaan obat yaitu oplosan.

Menurutnya, akibat oplosan banyak warga menjadi korban. Untuk itu pihaknya mengawasi ketat miras oplosan. ”Sudah banyak yang menjadi korban oplosan, jangan sampai generasi penerus rusak gara-gara oplosan,” ujarnya.

Sementara itu Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning menyampaikan, kejadian di Kendari menjadi perhatian serius. Patroli dan sosialisasi di sekolah ditingkatkan untuk mencegah kejadian serupa terjadi di Kudus.

Menurutnya, di Kudus daerah yang rawan peredaran narkoba atau penyalahgunaan obat berada di kawasan kota. Seperti Kecamatan Kota dan Jati. Meski begitu, pengawasannya tidak hanya terfokus di kota namun dilakukan secara menyeluruh di Kudus. (MK)

No More Posts Available.

No more pages to load.