Deklarasi Damai Sepakati Tunggu Keputusan KPU

oleh -192 Dilihat
Suasana pelaksanaan pembacaan deklarasi damai di Pendopo Kabupaten Kudus (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kudus, pagi tadi menggelar ” Deklarasi Damai Sepakat Menunggu dan Menghormati Keputusan KPU RI” terkait hasil pemungutan suara Pemilu 17 April 2019 yang lalu.

Deklarasi yang diinisiasi Polres Kudus tersebut digelar di Pendopo Kabupaten Kudus, dan selain Forkopimda hadir pula ketua KPU dan Bawaslu, MUI, para pimpinan parpol, LSM, Ormas Islam baik Muhammadiyah maupun NU serta Lindu Aji dan Forum Kerukunan Umat Beragama (KUB), Jumat (26/04/2019)

Bupati Kudus, HM Tamzil memimpin pelaksanaan deklarasi yang diantaranya menyatakan, ‘Kami seluruh elemen masyarakat Kudus sepakat menunggu dan menerima keputusan KPU dengan tertib untuk menjaga Kudus aman damai dan sejuk serts Indonesia yang kondusif’.

Usai pembacaan deklarasi bersama yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti damai, Bupati Tamzil dihadapan media mengatakan, deklarasi ini merupakan upaya menyikapi bersama beberapa respons dan kejadian di berbagai daerah di Indonesia, meski proses masih berjalan.

“Ya memang ada perbedaan pilihan pada masyarakat kita, namun kita percayakan pada hasil yang akan di umumkan oleh KPU, masyarakat Kudus harus tenang, sekarang yang kerja kembali bekerja, kami juga kembali menjadi pelayan masyarakat,” katanya.

Bupati Kudus HM Tamzil dan sejumlah Ketua Ormas Muhammadiyah, NU serta MUI saat memimpin jalannya deklarasi damai bersama (foto: YM)

Tamzil juga mengapresiasi kinerja KPPS yang karena totalitas kerja sehingga beberapa insiden kelelahan dan jatuh sakitnya sejumlah anggota KPPS.

“Sebelumnya tidak kita bayangkan, sehingga kami kirimkan tim medis di tempat-tempat rekapitulasi untuk memeriksa kesehatan mereka,” kata Tamzil.

Sementara itu Kapolres Kudus AKBP Saptono di tempat yang sama menyampaikan, dari pemantauan selama proses pemungutan suara hingga perhitungan wilayah Kabupaten Kudus relatif aman. Tidak ada catatan gejolak maupun bentuk protes dalam proses perhitungan di TPS.

 “Semua berjalan lancar, terbuka, jujur disaksikan saksi setiap paslon. Mari kita hargai, kita jaga, kita sikapi pengorbanan totalitas rekan-rekan KPU, KPPS dengan tidak terpengaruh oleh situasi yang berkembang di daerah lain,” harap dia.

Dia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada semua elemen masyarakat untuk proses pesta demokrasi 17 April kemarin berjalan aman dan nyaman.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat, kepada partai politik, yang bisa meredam massanya untuk tetap bersabar menunggu hasil perhitungan KPU,” pungkasnya. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.