Kudus, isknews.com – Menjawab tudingan sebagian masyarakat agar Partai Politik tidak hanya melakukan aksi sosial disaat menjelang datangnya pemilu saja. Apalagi disaat masyarakat sedang resah dengan mewabahnya Covid 19.
DPD Partai Amanat Nasional Kudus, dipimpin ketuanya Budiyono serta fungsionaris partai Endang Kursistiyani bergerak melakukan aksi sosial dengan penyemprotan desinfektan di sejumlah tempat sekolah, masjid, musalla dan fasilitas umum lainnya.
Bekerjasama dengan relawan dari Muhammadiyah Covid 19 Center Kudus, penyemprotan diawali dengan penyemprotan di lingkungan Kantor sekretariat DPD PAN yang ada di Jalan Mayor Kusmanto Rendeng.

Penyemprotan berikutnya dilakukan di kawasan Desa Prambatan Kidul yakni menuju ke Musolla Al Islah, Masjid Al Jihad, TK Aisyiyah dan sejumlah fasilitas ibadah yang lain hingga di wilayah Kecamatan Bae.
Ditemui di lokasi penyemprotan, Endang Kursistiyani, anggota DPRD Kudus yang menjadi motor penggerak kegiatan tersebut menyampaikan, kegiatan ini sebagai bentuk keprihatinan bersama terkait musibah atau cobaan atas merebaknya wabah covid 19 di Kudus.

” Selain partisipasi partai berupa penyemprotan-penyemprotan di fasilitas ibadah, dirinya juga telah melakukan sosialisasi tentang hidup bersih, membiasakan cuci tangan dengan sabun dan himbauan untuk diam dirumah saja,” terang Endang, Rabu (25/03/2020).
Sementara itu ketua DPD PAN Kudus, Budiyono yang juga ikut dalam aksi itu menyampaikan, ini merupakan sebagai ikhtiar dari PAN Kudus untuk ikut mencegah berkembangnya wabah covid 19.
“Ini bisa menjadi salah satu cara selain menjalankan pola hidup sehat dan bersih, serta menjaga jarak atau social distancing ketika berada di tempat umum,” ujarnya.

Budiyono juga berharap dengan penyemprotan ini bisa membunuh atau meminimalisir penyebaran virus Covid 19, Sehingga wilayah Kudus bisa terbebas dari virus ini.
Dia menghimbau masyarakat untuk tidak panik, selain itu juga mengurangi pertemuan atau perkumpulan dalam jumlah banyak, dan bepergian yang tidak perlu.
“Sehingga bisa memutus mata rantai penularan Covid 19,” terang dia.
“












