Babinsa Laksanakan Pengawalan dan Mendorong Upsus Sergap Beras ke Bulog

oleh

Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Margorejo, Untuk merealisasikan program penyerapan gabah atau beras milik petani (Sergap) oleh Bulog, Koramil 12/Margorejo Kodim 0718/Pati kini gencar melakukan pengawasan dan pengawalan pengiriman Beras ke Bulog Pati.

“Langkah itu dalam rangka optimalisasi tugas pendampingan pada penyerapan gabah atau beras 2017,”ungkap Danramil 12/Margorejo Kapten Inf Sriyanto, Kamis (31/08/2017).

Koramil 12/Margorejo mengerahkan seluruh Babinsa jajaran Koramil yang ada di desa maupun kecamatan untuk mendampingi pengiriman gabah yang dibeli dan dikirim ke Bulog. Seperti yang dilakukan Serda Heru, Babinsa Desa Margorejo, yang melakukan pendampingan pengiriman beras ke Bulog kepada UD. Lumintu Bagus, alamat Margorejo Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati.

TRENDING :  Selamatan Giling 2018, Bupati Apresiasi Pabrik Gula PT GMM - Bulog

Koranil 12 /Margorejo Kodim 0811/Pati akan senantiasa membantu pemerintah mewujudkan swasembada pangan terutama penyerapan gabah maupun beras. Menurutnya, sinergitas terus dibangun antara Kodim Pati, Dinas Pertanian, Bulog maupun petani.

TRENDING :  Disdikbud Pati Ingatkan Pentingnya Tingkatkan Mutu Pendidikan

“Wujudnya mengerahkan seluruh Babinsa yang ada. Sebagai satuan komando kewilayahan (Satkowil) dalam mewujudkan swasembada pangan. Kodim lewat Koramil-Koramil siap membantu dan bekerja sama serta bermitra dengan pihak manapun,”tandas Danramil.

Sementara, Serdada Heru, Babinsa Koramil Margorejo mengaku, dirinya bersama para Babinsa yang lain berupaya mencari beras dari petani dengan berkeliling ke tempat penggilingan padi yang ada di wilayah kecamatan Margorejo.

TRENDING :  Petani Karangrowo Berharap Pemerintah Supaya Memberi Bantuan Korban Banjir.

“Upaya-upaya itu kami lakukan demi kelancaran program penyerapan gabah petani (Sergap). Walaupun mayoritas petani di Kecamatan Margorejo hasil panennya untuk di konsumsi sendiri, akan tetapi masih ada sebagian yang dijual untuk kebutuhan hidup mereka. Sehingga mereka disarankan untuk menjual berasnya ke Perum Bulog. Dengan harapan stok beras di gudang Bulog Pati bisa memenuhi target,” ungkap Heru.

KOMENTAR SEDULUR ISK :