Balap Liar Bukan Solusi, Bupati Kudus Dukung Ajang Drag Bike Sebagai Alternatif Aman

oleh -121 Dilihat
Foto: Dok. Pemkab Kudus.

Kudus, isknews.com – Pemerintah Kabupaten Kudus menegaskan bahwa balap liar bukanlah jalan yang tepat untuk menyalurkan hobi otomotif generasi muda. Sebaliknya, ajang resmi seperti Casytha Manahadap Drag Bike Pemula 2025 menjadi alternatif aman sekaligus positif untuk mengekspresikan bakat balap secara profesional.

Pesan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris saat membuka gelaran drag bike di Sirkuit Non Permanen Jalan dr. Loekmono Hadi, Minggu (20/7/2025). Ia didampingi oleh Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton, serta dihadiri jajaran Polres Kudus, Kodim, IMI Jateng, IMI Kudus, dan Manahadap Manajemen.

“Balap liar bukan solusi. Justru berbahaya dan merugikan banyak pihak. Kami mendukung penuh ajang seperti ini sebagai wadah yang tepat dan aman bagi para pecinta otomotif muda,” tegas Bupati Sam’ani.

Ajang ini diikuti sekitar 800 starter dari berbagai daerah dan dikhususkan bagi kategori pemula. Selain menjadi sarana kompetisi, kegiatan ini juga bertujuan menekan maraknya aksi balap liar yang kerap meresahkan masyarakat dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Menurut Sam’ani, kegiatan tersebut menjadi bukti nyata kemajuan dunia otomotif di Kudus, sekaligus bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan ruang positif bagi anak-anak muda. Ia juga menyampaikan bahwa Pemkab tengah mengupayakan terwujudnya sirkuit permanen sebagai dukungan jangka panjang terhadap dunia drag bike.

“Ke depan, kami akan mengupayakan pembangunan sirkuit permanen. Ini demi mewujudkan harapan para pembalap muda agar bisa berlatih dan berkompetisi secara profesional,” ungkapnya.

Tak hanya soal olahraga, ajang drag bike ini juga dinilai membawa dampak positif terhadap perekonomian dan sektor pariwisata. “Kegiatan ini mampu menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar. Hotel, kuliner, UMKM, semuanya ikut tumbuh,” ujar Sam’ani.

Ketua panitia, Santo Dwi Atmono, mengungkapkan bahwa ajang ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda. Ia berharap kegiatan semacam ini bisa berlangsung rutin dengan dukungan fasilitas yang lebih baik.

Dengan semangat kolaborasi dari pemerintah, komunitas otomotif, dan masyarakat, Casytha Manahadap Drag Bike Pemula 2025 menjadi tonggak penting menuju Kudus yang lebih aman, kreatif, dan bebas dari aksi balap liar. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :