Kudus, isknews.com – Upaya membangun budaya bersih di ruang publik terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Kudus. Melalui kegiatan Korve dan Gerakan Bersih Sampah, Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, mengajak masyarakat untuk mulai memilah sampah sejak dari rumah sebagai langkah nyata mewujudkan lingkungan yang ASRI (aman, sehat, resik, indah).
Pemkab Kudus menggelar aksi bersih-bersih di sejumlah titik kota pada Jumat (13/2/2026) sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI untuk memperkuat budaya kebersihan di ruang-ruang publik. Kegiatan tersebut melibatkan perangkat daerah, unsur TNI-Polri, komunitas, hingga masyarakat sekitar.
Bupati Sam’ani memulai kegiatan dengan berjalan kaki dari kediamannya menuju Jalan dr. Loekmono Hadi hingga Jalan Jenderal A. Yani. Setibanya di kawasan Taman A. Yani, ia memimpin langsung aksi bersih-bersih di area taman, sekitar Kudus Extension Mall, serta trotoar di sekitar Hypermart.
Menurutnya, gerakan kebersihan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan harus menjadi kebiasaan bersama.
“Gerakan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari membangun budaya. Kalau ruang publik bersih, masyarakat menjadi sehat, aktivitas ekonomi bergerak, dan wajah kota semakin nyaman,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa tanggung jawab menjaga kebersihan tidak hanya berada di pundak pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Kita bisa memulai salah satu langkah sederhana dengan membiasakan diri memilah sampah rumah tangga.
“Ini terlihat sederhana, tetapi dampaknya besar. Pemerintah bisa membuat kebijakan, namun keberhasilan tetap bergantung pada kesadaran dan keterlibatan warga. Mari jadikan kebersihan sebagai kebiasaan,” lanjutnya.
Pemerintah Kabupaten Kudus berkomitmen untuk terus memperkuat gerakan kebersihan melalui edukasi berkelanjutan, kolaborasi lintas sektor, serta pengawasan di berbagai ruang publik. Dengan sinergi tersebut, diharapkan lingkungan Kota Kudus semakin tertata dan memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat. (AS/YM)







