Banyak Yang Purna dan Mutasi, 56 Sekolah Di Kudus Tak Miliki Kepala Sekolah

oleh

Kudus, isknews.com – Jabatan 56 kepala sekolah ditingkat pendidikan Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama yang kosong. Kekosongan jabatan ini terjadi lantaran banyaknya kepala sekolah yang purna maupun mutasi ke sekolah lain.

Hal ini diketahui pada saat sidak yang dilakukan di UPT Pendidikan Kecamatan Gebog. Komisi D DPRD Kudus menemukan beberapa catatan terkait permasalahan dunia pendidikan di Kota Kretek.

TRENDING :  Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan, Dukung Program Kudus Kabupaten Sehat

Ketua Komisi D DPRD Kudus, Mukhasiron mengaku jika pihaknya baru mengetahui permasalahan tersebut. Lantaran selama ini, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kudus (Disdikpora) tidak pernah melaporkan permasalahan tersebut dalam beberapa rapat koordinasi yang mereka lakukan.

Komisi D saat berdialog di UPT Pendidikan Kecamatan Gebog Kudus (Foto: ist.)

“Ini jadi temuan baru untuk kami. Untuk nantinya akan kami bahas bersama Disdikpora. Terlebih ini momennya pas mau Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang),” ujarnya saat ditemui usai sidak, Kamis (30/01/2020).

TRENDING :  Launching Buku Di Balik Pemilu 2019, Bawaslu Kudus Gelar Parade Rebana dan Budaya

Dari laporan yang diterimanya, ada sekitar 56 sekolah di Kudus yang mengalami kekosongan jabatan Kepala Sekolah. Dimana enam sekolah diantaranya terdapat di Kecamatan Gebog. Terdiri dari lima SD dan 1 SMP.

“Kekosongan jabatan kepala sekolah di Kecamatan Gebog katanya sudah dua tahun tidak terisi,” sebutnya.

Lebih lanjut, Mukhasiron mengatakan kekosongan jabatan kepala sekolah ini berkaitan erat dengan pelayanan pendidikan di Kudus. Pihaknya berharap, Disdikpora bisa segera melakukan pengisian jabatan.

TRENDING :  Stikes Muhammadiyah Kudus Gelar Pelatihan BTCLS

Selain kekosongan jabatan kepala sekolah, dalam sidak itu, pihaknya juga menerima keluhan terkait kurangnya fasilitas pendidikan. Baik gedung, tenaga pendidikan, operator sekolah hingga tenaga cleaning service.

“Untuk pengadaan fasilitas pendidikan ini, nanti coba kita akomodir di APBD Kudus 2021,” pungkasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :