UKDW Jalin MoU dengan SMA Masehi Kudus, Dorong Kompetensi dan Kepedulian Lingkungan Siswa

oleh -3 Dilihat
Dekan Fakultas Bioteknologi UKDW, Dr. Charis Amarantini, M.Si bersama Kepala SMA Masehi Kudus Agung Hadi Prasetyo dan jajaran berfoto usai seremoni penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama peningkatan kualitas pendidikan, Rabu (22/4/2026). (Foto: Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Fakultas Bioteknologi Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta kembali menjalin kerja sama dengan SMA Masehi Kudus sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan serta kompetensi siswa. Hal ini disampaikan Dekan Fakultas Bioteknologi, Dr. Charis Amarantini, saat diwawancarai pada Rabu (22/4/2026).

Charis menjelaskan, kedatangan pihaknya ke SMA Masehi Kudus bukan sekadar kunjungan sesaat, melainkan tindak lanjut dari kerja sama yang telah terjalin sebelumnya dan kini diaktifkan kembali. Program ini dirancang untuk jangka waktu minimal dua tahun dengan harapan dapat terus berkembang ke depannya.

Menurutnya, kolaborasi ini bertujuan membantu sekolah dalam menciptakan keunggulan yang tidak hanya berdampak bagi siswa, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Upaya tersebut diwujudkan melalui peningkatan kompetensi belajar siswa, pelatihan bagi guru, serta pengembangan keterampilan hidup (life skill).

“Kami ingin membangun sinergi pendidikan dari jenjang dasar hingga perguruan tinggi agar memiliki visi yang selaras, terutama dalam menjaga kualitas pendidikan dan membentuk karakter siswa sejak dini,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebagai institusi yang fokus pada bioteknologi, pihaknya juga menanamkan nilai pentingnya pengelolaan sumber daya alam hayati secara bijak. Pemanfaatan teknologi, lanjutnya, harus diimbangi dengan upaya konservasi lingkungan.

Dalam implementasinya, sejumlah program akan dijalankan, di antaranya kegiatan live-in bagi siswa agar dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran dalam pengelolaan lingkungan. Selain itu, akan dilakukan pengembangan kurikulum yang menarik dan relevan dengan kebutuhan masa depan.

“Kami ingin siswa tidak hanya tertarik pada hal-hal instan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan mampu berinovasi,” tambahnya.

Pada kunjungan tersebut, tim UKDW juga memperkenalkan inovasi pangan berbasis susu sebagai bagian dari pembelajaran bioteknologi. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan minat siswa terhadap bidang sains sekaligus membuka wawasan tentang keterkaitan antara pangan dan lingkungan.

Selain itu, UKDW berkomitmen untuk berbagi hasil penelitian dan pengabdian masyarakat melalui keterlibatan dosen dan mahasiswa. Nantinya, siswa SMA akan diajak belajar tidak hanya di dalam kelas, tetapi juga melalui praktik lapangan di berbagai lingkungan seperti sungai, gunung, maupun wilayah pesisir.

Sementara itu, Kepala SMA Masehi Kudus, Agung Hadi Prasetyo, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menilai program ini memberikan manfaat besar bagi siswa, terutama dalam mengenal bioteknologi secara langsung melalui praktik dan mini laboratorium.

“Kerja sama ini sangat baik karena siswa tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga praktik langsung. Selain itu, UKDW juga membuka peluang bagi siswa untuk mengenal dunia perkuliahan, bahkan mencoba mengikuti perkuliahan di sana,” ungkapnya.

Ia berharap, melalui kolaborasi ini, siswa dapat menambah wawasan serta memiliki peluang lebih besar untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, khususnya di UKDW.

“Harapannya, anak-anak bisa lebih siap menghadapi masa depan dan memiliki gambaran jelas terkait pilihan studi lanjut mereka,” pungkasnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :