Bawaslu Dan IJTI Gelar Sarasehan Dan Pelatihan Produksi Video Pengawasan Pemilu

oleh -71 Dilihat
Kapolre Kudus AKBP Saptono, saat berbincang dengan generasi milenial soal peran generasi muda pada partisi pasi pengawasan pemilu (FotoL YM)

Kudus, isknews.com  – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kudus bekerjasama dengan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Muria Raya, menggelar Sarasehan Pengawasan Partisipatif Pemilu 2019 Melalui Video, Di gelar di Genk Coffe, Jepang Pakis Jati, Kudus, kali ini Bawaslu merangkul para pemilih pemula usia pelajar, Rabu (26/02;2019).

Mengusung tema “Generasi Millenial Awasi Pemilu Lewat Visual”, para generasi millenial di ajak untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Pemilu 2019.

Dihadiri puuhan pelajar dari perwakilan dari SMA, MA dan SMK di Kudus, acara tersebut, berhasil menarik antusiasme para pelajar.

Suasana sarasehan pengawasan partisipatif Pemilu 209 lewat video yang di gelar oleh Baaslu Kudus dan IJTI Muria Raya (Foto YM)

Ketua Bawaslu Kudus, Wahibul Minan, mengungkapkan generasi millenial, umumnya para pemilih pemula butuh penguatan dan pemahaman yang tepat terkait aturan dan pelaksanaan Pemilu. Dengan begitu, dia berharap generasi millenial tidak mudah terpancing dengan berita-berita hoax dan ujaran kebencian. Utamanya, isu-isu yang ditebar melalui jejaring sosial.

“Melalui kegiatan ini diharapkan mereka bisa lebih selektif dalam menanggapi isu-isu dan menshare info di sosial media. Dengan begitu, pelanggaran-pelanggaran dalam Pemilu bisa diminimalisir,” jelasnya.

Ditambahkan oleh Indra Winardi, Ketua IJTI Muria Raya, bahwa output dari kegiatan tersebut nantinya akan menghasilkan sebuah video tentang pelanggaran-pelanggaran Pemilu ataupun ajakan untuk bersama awasi Pemilu. Dimana video yang dihasilkan ini nantinya akan dipublikasikan melalui sosial media.

“Paling tidak, melalui kegiatan ini generasi millenial bisa membuat sebuah video. Jadi nanti kalau ada pelanggaran pemilu, mereka bisa memvideokan dan melaporkannya ke Bawaslu,” terangnya.

Kapolres Kudus, AKBP Saptono yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan agar para siswa bisa meneruskan informasi ini dan mengajak rekan-rekannya untuk bersama-sama melakukan pengawasan partisipatif terhadap pelaksanaan Pemilu 2019.

Dia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang telah memiliki hak pilih, untuk datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya secara baik.

“Di usia milenial seperti kalian ini, sangat menguasai gadged dan media social, maka kami himbau untuk lebih bijak dalam bermedia social,” ungkapnya.

Acara di lanjutkan oleh awak IJTI yang memberikan materi workshop pembuatan video pendek kepada para pelajar, dengan memberikan tema peran generasi muda dalam mengawal dan mengawasi pelaksanaan Pemilu 2019.

Sebelumnya satu persatu jurnalis IJTI Muria raya memberikan kursus kilat, materi pembuatan video, mulai dari pemilihan tema, tehnik pengambilan gambar hingga editing.

Lalu para pelajar secara berkelompok di minta membuat video pendek, mereka terbagi dalam beberapa kelompok untuk selanjutnya akan dinilai sebagai karya video yang terbaik. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.