Bermaterikan Siswa Baru, ASTI Kudus Ikuti Turnamen GEAS Championship di Jakarta

oleh -160 kali dibaca
zsejumlah siswa ASTI jelang pemberangkatan ke Jakarta saat diberikan pelatihan materi teori di Asrama ASTI 3 Pedawang, Bae, Kudus (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Turnamen Generasi Emas Anak Sekolah Sepakbola (GEAS) atau GEAS Championship V yang merupakan kompetisi sepak bola antar sekolah sepakbola (SSB) dan Akademi sepak bola berskala nasional U-13 yang diikuti perwakilan seluruh kabupaten/kota di Indonesia akan digelar Minggu-Selasa, 3-5 Juli 2022 di Jakarta.

Sebagai Akademi Sepak bola ternama nasional, Akademi Sarana Talenta Indonesia (ASTI) Kabupaten Kudus ikut memberangkatkan 16 pemain untuk berlaga di turnamen bergengsi GEAS tersebut. Ajang ini dinilai bergengsi mengingat akan diikuti SSB dan Akademi Sepak Bola ternama di Indonesia yang sekaligus sebagai sarana mengasah mental dan jam terbang siswa akademi untuk berlaga dikancah yang lebih tinggi.

Pelatih Kepala ASTI Kudus, Onny Teguh Andriyanto mengungkapkan, pihaknya sudah menyiapkan strategi dalam bermain nantinya.

“Memang ada beberapa strategi yang sudah disiapkan. Terutama kita fokuskan perbanyak bertahan dan serangan balik, namun semuanya kembali pada situsi dan kondisi di lapangan nantinya,” tutur Onny di sela-sela persiapan, di Asrama 3 ASTI Pedawang Kudus, Jumat (01/07/2022) malam.

Pasalnya, Onny mengakui, persiapan yang mempet dinilai efektif dengan strategi tersebut. Terlebih, anak-anak baru pertama kali mengenal turnamen besar tingkat nasional.

“Karena itu, saya selalu mengatakan, bahwa kalian datang ke Jakarta untuk mempromosikan diri kalian sendiri dan juga tim, jadi kita pulang dengan kepala tegak,” katanya.

Terkait target yang ingin dicapai, Onny belum dapat memastikan, mengingat komposisi anak-anak baru bergabung di ASTI.

“Persiapan memang kurang, karena baru 5 hari pembentukan tim. Karena itu, kami tidak mencanangkan target,” lanjutnya.

Kendati demikian pihaknya optimis untuk fase group. Menurutnya ASTI dapat dipastikan lolos dengan komposisi pemain yang ada saat ini.

“Ada 6 pemain kunci, di antaranya 2 dari Bali, 1 dari Boja Kendal, terus ada kaimantan 1, dari Jepara 1, jadi intinya kita bawa 6 pemain kunci,” tandasnya.

Onny berharap, semoga anak-anak memiliki semangat yang tinggi dan disiplin menjaga lawan di lapangan.

Sementara itu, Chief executive officer (CEO) ASTI Kudus Arif Budianto mengatakan, pihaknya sengaja mengirimkan siswanya untuk berlaga di Geas karena dianggap sebagai ajang bergengsi untuk mendongkrak level permainan siswanya.

“Mesti bermaterikan para siswa baru dan baru pertama berlaga mewakili ASTI namun saya optimis akan menambah ilmu bagi permainan mereka nantinya. Soal menang atau kalah itu urusan ke kesekian, yang penting dalam turnamen ini anak-anak punya jam terbang agar mereka juga bisa berkembang,” ujarnya.

Pihaknya berharap turnamen Generasi Emas Anak Sekolah Sepakbola (GEAS) ini bisa memberikan bekal kepada para atlet. Sehingga, para atlet bisa mempelajari serta membenari kekurangan mereka usai berlaga di Jakarta nanti.

Nizar Zihni (13) yang berposisi sebagai sayap dan Rausian Fikr (13) yang berposisi sebagai center back keduanya asal Bandung Jawa Barat. siswa ASTI baru ini mengaku sangat bangga bisa ikut berlaga dalam turnamen GEAS di Jakarta.

“Saya bangga bisa bertanding di Jakarta mewakili ASTI dan berharap dalam pertandingan nanti bisa menjadi juara. Ini pengalaman kami yang pertama,” ujar Nizar. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.