Berusia Remaja, Update Identifikasi Penemuan Kerangka Manusia di Bulungcangkring

oleh -646 Dilihat
Petuga Inafis dan Polisi Sektor Jekulo saat olah TKP penemuan kerangka manusia di Bulungcangkring (Foto: istimewa)

Kudus, isknews.com – Perkembangan identifikasi atas penemuan kerangka mr X yang ditemukan oleh pencari ikan di rawa persawahan blok Beranjoyo, Desa Bulungcangkring, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, (13/7) hingga kini masih belum menemukan titik terang.

Pekan sebelumnya identifikasi pertama yang berhasil diungkap oleh polisi seperti pernah diberitakan media ini yakni berjenis kelamin pria.

Menurut Kapolres Kudus AKBP Wiraga Dimas Tama mengaku, untuk penemuan tengkorak beberapa bulan lalu masih dilakukan proses identifikasi oleh tim Forensik Polda Jateng. Pihaknya menyebut, untuk usia tengkorak manusia yang ditemukan itu berusia remaja.

“Dari hasil identifikasi pada bagian tengkorak dan struktur gigi geraham diperkirakan berusia antara sekitar 16 hingga 17 tahun. Kita masih menunggu laporan lebih lanjut dari tim Forensik Polda Jateng, saat ini masih dalam proses pemeriksaan DNA,” kata dia.

Menurutnya, beberapa waktu lalu, pihaknya sempat curiga terkait ada anggota keluarga yang membuat laporan kehilangan. Akan tetapi, tak berselang lama, masyarakat yang laporan akan kehilangan salah satu anggota keluarga itu orangnya sudah ditemukan.

Lebih lanjut, jika ada masyarakat yang membuat laporan kehilangan, pihaknya membutuhkan sampel tes DNA dari pihak keluarga .

“Awalnya kita ada beberapa orang yang kita curigai dari laporan masyarakat yang kehilangan anggota keluarga ternyata di laporan itu orangnya sudah ketemu. Jadi kita masih sedang proses lapor, masih menunggu tes DNA, tapi kita butuh sempel-sempel tes DNA kita masih random,” jelas dia. 

Diterangkan Wiraga, untuk dugaan kematian korban pihaknya sampai saat ini belum mengetahuinya. Apakah terkait dengan pembunuhan atau orang hilang.

Pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk mengungkapkan identitas kerangka manusia tersebut. Seperti, menyebarkan kebeberapa wilayah jika ada yang merasa anggota keluarganya hilang.

“Kasusnya kita belum tau pembunuhan atau orang hilang. Upaya pencarian dari kepolisian kita menyebarkan kebeberapa wilayah, daerah, apabila ada yang merasa anggota keluarganya hilang bisa segara lapor,” ucapnya.

Tak berhenti sampai disitu, pihaknya juga melibatkan polres tetangga apabila ada warga yang membuat laporan kehilangan dengan perkiraan usia kira-kira kurang lebih 16-17 tahun dengan berjenis kelamin laki-laki.
“Kita juga menyebarkan informasi ke beberapa polres tetangga dan polres lain apabila ada laporan orang kehilangan kira-kira umur kurang lebih 16-17 tahun tolong konfirmasi kita untuk kita ambil sampel DNAnya. Karena kita bener membutuhkan sampel DNAnya. Saya kira tengkorak manusia sampai saat ini masih di rumah sakit,” tandasnya. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.