Bupati Kudus Ajak Teladani Kangjeng Sunan Kudus, Apa Itu?

oleh -945 kali dibaca

KUDUS-Kudus harus dibangun bersama-sama. Dan dalam membangun Kudus harus dilandasi persatuan, kesatuan, dan persaudaraan, dalam suasana aman, nyaman, dan kondusif. Karena tanpa itu semua, tidak mungkin bisa ada kemajuan di sebuah daerah termasuk Kudus ini.polres8

Itulah yang menjadi bahasan dalam dialog forum silaturahmi antarumat beragama dan masyarakat untuk menjaga harmonisasi kehidupan masyarakat di Kudus. Acara ini dilangsungkan di Mapolres Kudus, Rabu (2/11). Hadir dalam acara ini Bupati Kudus H. Musthofa bersama forkopinda dan sejumlah pejabat utama pemkab Kudus.

Acara yang menghadirkan seluruh perwakilan tokoh agama dan tokoh masyarakat serta berbagai organisasi masyarakat ini menginginkan adanya kedamaian dan kenyamanan di Kudus. Secara lebih luas agar bangsa dan negara ini senantiasa berada dalam iklim yang sejuk sehingga nyaman untuk bersama-sama membangun bangsa.

Dalam sambutannya, Bupati Kudus mengatakan bahwa Kudus ini aman dan kondusif. Situasi yang nyaman dan tenteram ini hendaknya terus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat. sebagaimana teladan yang dicontohkan oleh Kangjeng Sunan Kudus yaitu toleransi.

”Meski di Kudus ini ada perbedaan tetapi masyarakat harus bisa menjaga kerukunan dan persaudaraan. Toleransi yang baik ini sudah dicontohkan oleh Kangjeng Sunan Kudus pada masanya,” pesan Pak Musthofa.

Orang nomor satu di Kudus ini juga menambahkan bahwa baik atau tidaknya Kudus tergantung dari seluruh masyarakat. Tentunya tidak ada satu pihak pun yang menghendaki Kudus ini tercipta situasi yang tidak diinginkan. Semuanya ingin Kudus semakin maju dengan masyarakat yang semakin sejahtera.

”Dalam suasana yang tetap terjaga dengan baik ini, kita semua memiliki kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan bersama. Jangan sampai ada yang tersesat dan kelaparan, kecuali kalau memang malas,” imbuhnya.

Di akhir sambutan, Bupati mengajak semua pihak untuk bersama-sama menata Kudus. Dari forkopinda, pejabat, aparat pemerintah, hingga seluruh masyarakat diminta bahu membahu untuk memajukan Kudus.

Sementara itu, kapolres Kudus AKBP Andi Rifai, SIK, MH, mengatakan bahwa NKRI ini harus tetap utuh. Dirinya tidak ingin adanya pihak-pihak yang mengatasnamakan apapun untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

”Dulu Indonesia ini macan asia. Tapi sekarang sudah berbeda. Saya meminta semua pihak jangan mudah terprovokasi dengan berbagai isu terutama SARA. Agar bangsa ini semakin berjaya,” pesannya.(Adv)

KOMENTAR SEDULUR ISK :