Kudus, isknews.com – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengimbau masyarakat untuk mengganti tradisi pemberian karangan bunga dengan pohon berbuah sebagai bentuk ucapan selamat pada momentum penting, termasuk peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-80 tahun ini.
Menurut Sam’ani, pohon berbuah yang diberikan akan lebih bermanfaat karena bisa ditanam untuk penghijauan dan menghasilkan panen di kemudian hari.
“Kalau jumlahnya banyak, rencana akan didistribusikan pada tempat-tempat yang lowong, seperti sekolah atau lahan kosong yang bisa digunakan untuk penghijauan di Kabupaten Kudus,” ujarnya, Kamis (14/8/2025).
Sejumlah instansi pada hari ini telah mengirimkan pohon dalam pot besar, sesuai syarat tinggi sekitar 1,5 meter.
Dari pantauan mdia ini, hari ini sejumlah pengiriman datang dari RSUD Loekmono Hadi, sejumlah perbankan swasta, sekolah-sekolah, hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kudus.
Bupati mengapresiasi langkah tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian lingkungan.
“Kami terima kasih kepada pihak-pihak yang mengirim ucapan dengan pohon berbuah. Nanti akan kita tanam supaya bermanfaat untuk masyarakat,” kata Sam’ani.
Ia menegaskan, ke depan pihaknya akan mendorong tradisi ini menggantikan karangan bunga yang sifatnya sementara.
“Ke depannya, sudah tidak karangan bunga, tapi pohon yang bisa dimanfaatkan untuk penghijauan dan hasilnya bisa dinikmati,” tegasnya.
Sejumlah pihak juga turut mendukung gerakan ini.
Pemkab berharap langkah tersebut menjadi budaya baru yang memberi manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat. (YM/YM)







