Bupati Kudus Siapkan Bantuan Kepada 4500 Anak Yatim di Kudus

oleh
Bantuan tersebut tidak hanya diberikan kepada anak yatim piatu di panti asuhan, namun juga yang ada di masyarakat atau rumah-rumah penduduk.( Foto dan Sumber : Kominfo )

KUDUS , ISKNEWS.COM – Bupati Kudus H.M. Tamzil dan Wabup H.M. Hartopo membagikan Sebanyak 417 bantuan santunan anak yatim piatu dalam pengajian TP PKK Kabupaten Kudus di Lapangan Tenis Pemkab, Jumat (26-04-2019).


Bertahap 417 dulu untuk Kecamatan Kota, berlanjut di 9 kecamatan sebelum hari raya bisa terbagi ( Foto dan Sumber : Kominfo )

H.M. Tamzil menyampaikan bahwa telah menyiapkan bantuan kepada 4500 anak yatim piatu se-Kabupaten Kudus pada tahun anggaran 2019. Bantuan tersebut nantinya diserahkan secara bertahap pada tiap kecamatan dengan target tuntas sebelum lebaran.

“Bertahap 417 dulu untuk Kecamatan Kota, berlanjut di 9 kecamatan sebelum hari raya bisa terbagi,” ujarnya. Bantuan tersebut tidak hanya diberikan kepada anak yatim piatu di panti asuhan, namun juga yang ada di masyarakat atau rumah-rumah penduduk.

TRENDING :  Kudus siapkan 479 armada bus untuk layani penumpang lebaran

Dirinya juga memohon doa dari para anak yatim piatu untuk kelancaran dan kelangsungan program tersebut, sehingga pada tahun-tahun berikutnya bisa tetap dianggarkan. “Doakan Kabupaten Kudus aman, lancar menjalankan program-program. Kalau kemampuan memenuhi, tahun-tahun berikutnya kita tambah lagi bantuannya,” tuturnya. H.M. Tamzil juga turut mendoakan anak yatim piatu agar diberi kemudahan dalam menuntut ilmu dan semakin pintar mengaji.

TRENDING :  Gelar Doa Lintas Agama, Ratusan Masa Hanyut dalam Suasana Khidmat

Pada kesepatan tersebut, dirinya juga melaporkan program-program ungulan Kabupaten Kudus yang sudah berjalan. Diantaranya tunjangan kesejahteraan bagi guru TPQ, Madrasah / Diniyyah, dan swasta, bantuan kepada pasien rawat inap kelas 3 RSUD, program BPJS Kesehatan gratis, dan yang masih dalam proses pematangan yaitu bantuan untuk imam masjid / mushola. “Perhatian pemda kepada anak-anak yatim piatu tidak akan berhenti, terutama pendidikan, kesehatan melalui BPJS. Program-program unggulan lainnya juga sudah berjalan,” jelasnya.

TRENDING :  HUT ke-20 Jam'iyyah Az-Zahra Kudus Hadirkan Ustadz Wijayanto

Tak lupa, call center kebencanaan 112 juga dikenalkan kepada wali anak-anak yatim piatu. Diharapkan hal itu dapat berguna jika seandainya anak sakit dan tidak tahu kemana harus menghubungi. “Call center kebencanaan 112 sudah ada, tolong diingat-ingat jika terjadi situasi gawat darurat langsung dihubungi, bebas pulsa,” pesannya.

Untuk masalah pengaduan publik, dirinya mengungkapkan minggu depan akan meluncurkan akun sosial media (instagram, twitter, facebook) yang khusus meneruskan laporan dari masyarakat kepada OPD terkait untuk ditindaklanjuti.( * )

KOMENTAR SEDULUR ISK :